Amankan Pembukaan Bhayangkara Cup, Polda Siapkan 3.400 Petugas

Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto/ist

Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto/ist

POJOKBANDUNG.com, SOREANG– Bhayangkara Cup yang akan digelar mulai 17 Maret mendatang, akan diramaikan oleh 10 tim sepak bola.


Pembukaan akan dilakukan di stadion si Jalak Harupat oleh Presiden Joko Widodo. Sementara, penutupan sekaligus babak final akan dilakukan di GBK Jakarta.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Moechgiyarto mengatakan, kesepuluh tim tersebut di antaranya adalah Persib Bandung, Sriwijaya FC, Arema Cronous, Persipura, Mitra Kukar, PS Polri, PS TNI, Persija, Bali United, dan pemenang pertandingan antara Madura United dengan Borneo FC.

Kesepuluh tim, kata Kapolda akan dibagi menjadi dua grup untuk babak penyisihan.

“Pertandingan pembuka, dilakukan di si Jalak Harupat, setelah proses pembukaan. Yang bertanding, Persib melawan Mitra Kukar,” tutur Irjen Pol Moechgiyarto, saat diawawancara selepas Rapat Koordinasi Bhayangkara Cup 2016 di Hotel Sutan Raja di Soreang, Jumat (11/3).

Di si Jalak Harupat sendiri, akan dipakai untuk enam pertandingan, dan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka stadion Bogor akan dipakai sebagai alternatif. Sementara, final akan dilakukan di GBK Jakarta.

Untuk pengamanan sendiri, akan melihat perkembangan di lapangan namun setiap pertandingan, setidaknya 1.500 personel diterjunkan.

“Untuk pembukaan, menjadi perhatian khusus, karena rencanaya akan dibuka oleh presiden. 3.400 personel akan dikerahkan, soalnya akan ada hiburan juga sebelum proses pembukaan,”paparnya.

Lebih lanjut, Kapolda mengatakan, semua Polres diimbau untuk mengadakan nonton bersama, dimana bobotoh dari daerah masing-masing dikoordinir untuk berangkat dan dikawal oleh petugas kepolisian, supaya selama perjalanan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Bisa berangkat bersama dengan polisi, jadi polres mengumpulkan bobotoh di Mako masing-masing, tapi khusus yang mempunyai tiket saja. Selama perjalanan dikawal, nanti di sini disiapkan parkir khusus. Selain lebih tertib dan aman, juga untuk menghindari banyaknya bobotoh ke stadion tanpa punya tiket,”paparnya.

Kapolda mengimbau suporter masing-masing tim untuk sportif mendukung timnya, tanpa melakukan aksi yang melanggar hukum. Penghargaan, katanya, disediakan bagi suporter paling sportif selama penyelenggaraan Bhayangkara Cup.

“Tadi juga dilakukan penandatanganan kesepakatan menjaga sportivitas oleh Viking, Bomber dan the Boms. Kami berharap, agar bobotoh menjadi ruan rumah yang baik,” ujarnya.

Ketua Viking, Heru Joko mengatakan, pihaknya akan berusaha menjadi suporter tuan rumah yang baik.

“Kami akan berusaha tertib selama bhayangkara cup ini,”ujarnya.

Selain itu, viking juga akan menyiapkan koreografi untuk menyambut kedatangan presiden.

“Ada persiapan khusus untuk koreo, kami ingin memperlihatkan kepada pemerintah, menpora dan presiden kalau kami butuh sepakbola. Kami juga meminta supaya segera ada liga yang jelas,”katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh utusan Bomber Sukabumi Ruswandi alias Boeng. Bomber kata dia akan menjunjung tinggi nilai nilai sportofitas.

“Kami juga berharap agar pihak kepolisian untuk mencegah adanya tiket kriting dan uang kriting,”ujarnya.

Pengalaman selama liga ini, banyak beredar tiket kriting atau tiket bekas yang dijual oleh calo di sekitar stadion.

Selain itu, sering juga terjadi petugas kepolisian yang menjaga pintu stadion menerima sejumlah uang dari suporter yang tidak mengantongi tiket, atau disebutnya sebagai uang kriting. (Mld)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …