Dekranasda Jabar Gandeng Dubes, Promosikan Hasil Kerajinan

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat telah menjalin kerjasama dengan sejumlah Kedutaan Besar Indonesia di negara lain untuk mempromosikan hasil kreasi warga Jabar. Ini merupakan terobosan di tengah-tengah ketatnya persaingan global saat ini.

Ketua Dekranasda Jabar Netty Prasetiyani mengatakan, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah kedubes RI di Afrika. Selain untuk mempromosikan hasil kreasi, pihaknya ingin mencari informasi mengenai kebutuhan warga setempat yang bisa dipenuhi Jabar.

“Kita bekerjasama dengan Dubes RI untuk Mesir, Aljazair. Kita mendefinisikan kerajinan apa saja yang diperlukan negara lain. Kita ingin melakukan penelusuran, produk apa yang disukai warga lain. Agar ketika produk kita diekspor, sudah jelas ada yang membutuhkan,” kata Netty dalam acara perkenalan penyanyi Humooh Alkhudher, di Gedung Dekranasda Jabar, Bandung, Selasa (8/3).

Selain itu, kata Netty, pihaknya pun telah menjalin kerjasama dengan istri-istri 15 dubes negara lain untuk Indonesia. Nantinya, para istri perwakilan negara sahabat ini akan mempromosikan hasil kerajinan Jabar ke negara mereka.

“Nanti ada istri dubes 15 negara yang akan bertanding golf di Bandung. Kita juga akan mempromosikan ke istri-istri dubes. Mudah-mudahan ada jalinan kerjasama,” katanya.

Tidak hanya itu, kata Netty, pengenalan penyanyi Humood ini pun merupakan caranya dalam mempromosikan hasil kerajinan Jabar. Netty berharap, Humood bisa mempromosikan produk Jabar dalam setiap pertunjukkan musiknya.

“Humood ini kan sedang terkenal di dunia. Mudah-mudahan Humood bisa mempromosikan penggunaan hasil karya. Kalau bepergian, konser, tolong pakai. Setiap pakai, sampaikan ini produksi Jabar,” katanya seraya menyebut Humood menyukai jaket kulit buatan Garut.

Lebih lanjut Netty katakan, dirinya mengapresiasi kehadiran Humood di Indonesia. Sebab, kata dia, penyanyi pria asal Kuwait ini membawakan lagu-lagu positif yang diyakini bisa membawa dampak positif khususnya bagi generasi muda Tanah Air.

“Mudah-mudahan jadi lagu inspiratif. Kita harus memberbanyak musik positif yang membangun karakter bangsa. Mengapresiasi musik yang bisa menginspirasi, memotivasi, membangun semangat anak muda,” katanya.

Terlebih, kata Netty, saat ini Humood pun telah merekam lagunya ke dalam Bahasa Indonesia. “Ada produser rekaman yang akan mengembangkan lagu-lagu Humood ke dalam Bahasa Indonesia,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …