Baru Kali Pertama Bosscha Diserbu Ribuan Pemburu Gerhana Matahari

Ribuan pengunjung memadati Observatorium Bosscha di Lembang untuk berburu gerhana matahari, Rabu (9/3). (habibie)

Ribuan pengunjung memadati Observatorium Bosscha di Lembang untuk berburu gerhana matahari, Rabu (9/3). (habibie)

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG–Ribuan pengunjung memadati Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/3). Kedatangan mereka tak lain untuk mengobati rasa penasaran melihat fenomena gerhana matahari total (GMT) yang langka terjadi di dunia.


Cucu Suryati (47), petugas penerima pengunjung Bosscha mengatakan, di antara ribuan pengunjung itu, ada yang datang dari berbagai kota di Indonesia. Jumlah mereka diperkirakan mencapai ratusan orang. Mereka mulai berdatangan ke lokasi tempat menyaksikan GMT secara langsung dari sejak pukul 03.00 WIB.

Cucu mengaku, jumlah pengunjung sebanyak ini merupakan kejadian kali pertama di Observatorium Bosscha. “Saya ke sini jam empat pagi juga sudah banyak ratusan orang,” ujar Cucu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan pengunjung terlihat antusias yang sudah memadatu pelataran kubah peneropongan bintang Bosscha sejak pukul 03.30 WIB pagi. Pengunjung yang rata-rata menggunakan roda empat tersebut, bahkan sempat membuat macet akses jalan masuk dari mulai depan pintu Gerbang Bosscha hingga ke jalan raya Lembang yang berjarak setengah kilometer tersebut.

Menurut salah seorang pengungjung asal Jakarta Rani (28) mengaku, dirinya bersama keluarganya sengaja datang karena panasaran untuk menyaksikan secara langsung fenomena GMT yang jarang terjadi ini. Selain itu, kata dia, momen GMT juga bertepatan dengan hari libur nasional.

“Ya kan jarang-jarang gerhana matahari total terjadi di Indonesia, penasaran saja seperti apa sih tampakan gerhana matahari total itu, sekalian liburan,” kata Ibu yang bersama dua orang anak di lokasi kemarin.

Dia mengaku, dirinya bersama keluarganya seminggu sebelum menyaksikan GMT, telah memesan penginapan di Lembang sekitaran lokasi. “Kita bela-belain booking tempat nginap seminggu sebelum dari sekarang,” katanya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.