Unisba Belum Yakin Alumnusnya Gabung ISIS

ISIS

ISIS

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pihak Universitas Islam Bandung (Unisba) belum meyakini betul kasus tewasnya salah satu alumnus Unisba yang tewas di Suriah, setelah bergabung dengan ISIS.

Soalnya, pihak rektorat mengakui, belum ada bukti otentik yang meyakinkan bahwa Rudi Jaelani, alumnus Unisba bergabung dengan kelompok radikal ISIS seperti diposting oleh akun twitter @DrPartizan.
“Bagi kami ini belum membuktikan bahwa Rudi menjadi korban tewas WNI karena belum ada yang menunjukan wajah dan identitas,” ujar Rektor Unisba Taufik Boesoirie di Rektorat Unisba, Jalan Tamansari, Selasa (8/2).

Menurut Taufik, terlalu prematur untuk menghubungkan informasi tewasnya salah satu WNI di Suriah dengan dokumen ijazah alumni Unisba.

“Untuk menghubungkan informasi dan dokumen (ijazah) masih prematur. Sehingga semoga apa yang kita dapatkan bisa diteliti lebih lanjut,” ungkap Taufik.

Taufik merasa janggal jika orang yang bergabung dan berperang membela ISIS tapi membawa ijazah, transkrip nilai dan SKCK seperti yang diunggah ke sosial media.

“Surat-surat seperti itu kan digunakan untuk melamar pekerjaan,” terangnya.
Menurut informasi, Rudi adalah lulusan Fakultas Ekonomi Unisba angkatan 2008 dan lulus tahun 2014. Sebelumnya, Rudi meminta izin orang tuanya untuk bekerja di Singapura.

“Rudi berangkat sejak November 2014 ke Singapura. Kami curiga yang bersangkutan ditawari pekerjaan di luar negeri dengan iming-iming gaji yang besar,” paparnya. (dtc)

Loading...

loading...

Feeds