Ke Depan, Bandara Kertajati Diharapkan Bangun Pasar Baru

Bandara Husein Sastranegara

Bandara Husein Sastranegara

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung Dorma Manalu menyarankan agar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka nantinya membangun pasar baru. Contohnya, penerbangan khusus umroh. Biar penumpang yang berasal dari Sumatera atau Kalimantan berangkat dari Majalengka dan memecah kepadatan penumpang di Halim Perdana Kusuma. Apalagi AP II punya perjanjian kerja sama (PKS) dengan TNI AU selaku pemilik Lapangan Udara Husein Sastranegara hingga tahun 2055.


“Penerbangan internasional yang waktu tempuhnya empat jam ke atas ditarik ke sana. Bandara umroh misalnya. Sayang runway panjang 4.000 meter hanya terbang ke Surabaya atau paling jauh ke Medan. Pake 2.000 juga cukup. Runway 4.000 cocok untuk (pesawat) 747 yang langsung ke Eropa atau ke Mekkah. Kalau BIJB untuk ganti Husein Bandung itu terlalu besar,” beber Dorma.

Bandara, sambungnya, berfungsi sebagai sarana untuk memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lain. Sebagai infrastruktur, pengembangan bandara sebaiknya dilakukan di depan. Namun seringkali karena kebutuhan mendesak baru membangun bandara.

“Ada juga ketika belum butuh sudah bangun agar menggerakkan ekonomi. Seberapa besar potensi orang yang akan dikembangkan, seberapa banyak aktivitas ekonomi di daerah itu yang bisa menghubungkan dengan daerah lain. Dengan banyak bandara akan bisa memecah sentra ekonomi yang masih sangat potensial di Jabar. Jangan dipusatkan di Bandung terus,” tuturnya.

Namun begitu, jika keputusan akhirnya pemerintah menutup bandara Husein untuk penerbangan umum Dorma hanya bisa pasrah. “Jika keputusannya ditutup, itu merupakan kewenangan pemerintah,” ucapnya singkat.

Hanya saja, saat ini AP II Cabang Husein Sastranegara Bandung tengah melakukan pengembangan terminal bandara tahap pertama yang sudah memasuki babak akhir. Pembangunan yang dibagi menjadi dua tahap itu menelan dana investasi sekitar Rp139 miliar dan akan segera rampung dalam waktu dekat ini.

“Satu tahap sudah hampir selesai. Kalau selesai satu tahap, nanti pindah dulu ke sana yang baru, sedangkan terminal eksisting direnovasi. Kalau sudah selesai semuanya, terminal eksisting untuk penerbangan internasional dan terminal yang sedang dibangun untuk penerbangan domestik,” beber Dorma.

Sementara itu, Kepala Penerangan Lanud Husein Sastranegara Kapten Sus. Sundoko menyebutkan, pihaknya belum menerima informasi pasti soal wacana penutupan Bandara Husain Sastranegara untuk penerbangan umum ketika BIJB dioperasikan.

“Kami belum menerima keputusan final soal itu. Sejauh yang kami terima, bandara Husein akan tetap digunakan untuk penerbangan umum meski BIJB dioperasikan,” pungkasnya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …