Jabar Masih Butuh Bandara yang Memadai

Bandara Husein Sastranegara

Bandara Husein Sastranegara

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG — Jawa Barat (Jabar) dinilai masih butuh bandara yang memadai untuk memenuhi kebutuhan penerbangan komersial baik domestik maupun internasional. Jumlah penduduk yang mencapai 46 juta jiwa masih terlalu besar untuk ditopang bandara yang ada sekarang yakni Bandara Husein Sastranegara.

Hal itu disampaikan General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung Dorma Manalu saat dimintai tanggapan soal wacana penutupan Bandara Husein Sastranegara untuk penerbangan umum ketika Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka dioperasikan.

“Di Jambi yang penduduknya tidak lebih dari 4 juta jiwa ada tiga bandara di Muara Bungo, Kerinci dan Jambi. Masa Jabar yang segini besar jumlah penduduknya dengan tingkat perekonomian nomor tiga di Indonesia hanya dilayani satu bandara saja nantinya,” ungkapnya di ruang kerjanya, Selasa (8/3).

Kalaupun nantinya BIJB beroperasi, menurutnya, biarkan keduanya beroperasi dengan segmentasinya masing-masing. Sayang jika BIJB dengan panjang runway 4.000 meter dan lebar 60 meter hanya dibangun untuk mengambil market bandara Husain yang segmentasinya jelas-jelas domestik. Adapun penerbangan ke luar negeri itu tidak lebih dari empat jam perjalanan.

“Biarkan keduanya nanti beroperasi dengan segmen masing-masing. Bahkan kalau bisa tambah lagi satu. Perbesar yang di Ciamis misalnya. Karena saya yakin perekonomian ke depan akan meningkat. Kemampuan masyarakat dalam mengakses penerbangan menggunakan pesawat juga akan meningkat,” tuturnya.

Dorma mencontohkan pengembangan yang dilakukan pada bandara Soekarno-Hatta sekaligus penutupan bandara Halim Perdana Kusuma untuk penerbangan umum. Ternyata pada kenyatannya jumlah penumpang terus melonjak dan membuat pemerintah harus mengeluarkan keputusan membuka kembali bandara Halim Perdana Kusuma untuk penerbangan umum.

“Di daerah lain juga begitu, biarkan saja semuanya beroperasi. Daerah lain saja bisa kenapa kita malah gak yakin? Padahal pasarnya demikian besar,” sebut dia.

Menurutnya, bandara Husein memang memiliki keterbatasan kapasitas penumpang dengan kondisi eksisting maupun jika nanti pengembangan terminal sudah rampung. Namun begitu, jangan sampai pengoperasian BIJB malah mengambil pasar Husein. Biarkan Bandara Husein berkembang dengan pasarnya sendiri. Kalaupun ada kelebihan bisa memanfaatkan BIJB. (cr2)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …