Jokowi Serukan OKI Boikot Produk Israel

Sejumlah kepala negara dan kepala delegasi negara-negara OKI berfoto bersama disela KTT Luar Biasa ke-5 OKI. FOTO: Muhammad Tan Reha/Jawapos

Sejumlah kepala negara dan kepala delegasi negara-negara OKI berfoto bersama disela KTT Luar Biasa ke-5 OKI. FOTO: Muhammad Tan Reha/Jawapos

Jokowi menjelaskan, negara anggota OKI dengan tegas meminta kemerdekaan Palestina dalam two-state solution. Solusi ini memungkinkan Palestina menjadi negara meskipun wilayahnya ada di dalam negara Israel.


Dalam hal ini, Jokowi menerangkan bahwa anggota OKI sepakat untuk mempercepat hal tersebut dari dua apsek : internal dan eksternal.

“Pertama, kami sepakat bahwa negara OKI akan menyalurkan bantuan kapasitas ekonomi melalui Al-Quds Fund. Kami juga akan menekan pihak Israel yang terus melanggar perjanjian perdamaian dengan berabagai cara. Salah satunya, dengan ajakan memboikot produk-produk yang dihasilkan di wilayah Palestina yang diduduki Israel,” teranganya.

Dirjen Multilateral Kemenlu Hasan Kleib menjelaskan, aksi boikot sebenarnya sudah dilakukan oleh negara-negara anggota OKI sejak dua tahun lalu. Namun, pemboikotan itu hanya berlaku di negara anggota OKI belum meluas ke semua negara. ’’Kalau negara lain masih membeli produk itu, maka insentif masih akan terus mengalir ke daerah pendudukan,’’ terangnya.

Israel memberikan insentif kepada penduduk yang menghasilkan produk di kawasan pendudukan. Beberapa di antaranya adalah buah-buahan, sayuran, wine, madu, minyak zaitun, telur, dan sejumlah produk organik lainnya.

Apabila produknya tidak laku, tentu akan berdampak pada kelanjutan insentif bagi para pemukim illegal Israel. Untuk itu, perlu dukungan dari masyarakat Internasional agar tidak membeli produk-produk tersebut. “Di Indonesia sendiri sejak awal tidak ada karena kita tidak punya hubungan kerjasama dengan Israel,” tambahnya. (bil/byu)

Loading...

loading...

Feeds