Dua Polisi Bandung yang Kena Tembak Pentolan Geng Motor Dianggap Lalai

Geng motor dan pelaku curas yang diamankan jajaran  Polrestabes Bandung. (nida khairiyyah)

Geng motor dan pelaku curas yang diamankan jajaran Polrestabes Bandung. (nida khairiyyah)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dua anggota Polsekta Bandung Kidul, yakni Brigadir Mardiansyah dan Bripka Meki mengalami luka tembak setelah diterjang peluru oleh Ujang alias Enye pelaku kejahatan pencurian dan kekerasan, saat melakukan pengembangan ke Gang Caringin, Jalan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, pada Sabtu (5/3/2016) lalu.


Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, hingga saat ini proyektil yang bersarang di kantung kemih Brigadir Mardiansyah anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsekta Bandung Kidul telah diangkat lewat operasi oleh Tim dokter RS Santosa.

“Kedua anggota sudah menjalani operasi oleh tim dokter, semua kondisinya sudah bagus,” ungkap Yoyol kepada wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin siang (7/3/2016).

Yoyol menjelaskan, insiden yang dialami petugas kepolisian saat penangkapan pelaku ranmor tersebut merupakan kesalahan dari anggotanya sendiri.

“Itu kesalahan anggota sendiri, dalam mengawal tahanan tidak sesuai dengan SOP yang berlaku,” bebernya.

Seharusnya, menurut Yoyol pelaku diborgol setelah ditangkap agar tidak melakukan perlawanan.

“Tersangka harusnya diborgol, bukan dari nangkap lalu naik ke mobil korban masih lepas (tanpa diborgol),” jelas Yoyol.

Dirinya menegaskan, Ujang alias enye merupakan pimpinan dari kelompok motor yang saat ini menjadi perhatian pihak kepolisian Polrestabes Bandung.

“Sudah sembilanorang kita tangkap, sekarang tinggal satu lagi,” paparnya.

Selanjutnya Yoyol mengatakan, dalam kasus ini, petugas dinilai lalai ketika melakukan penangkapan pelaku. Apabila anggota bertindak tidak sesuai SOP maka harus ada hukuman atau tindakan disiplin.

“Semuanya ada SOP, karena anggota lalai maka harus ada hukuman,” tandasnya.

Yoyol menuturkan, saat akan melakukan kegiatan seperti operasi maupun penangkapan semuanya harus disiapkan.

“Semuanya disiapkan, di apel gak anak buah kalau mau berangkat?, diarahkan tidak?, lalu kondisi ditempat yang mau digerebek gimana,” pungkasnya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …