Aksi Geng Motor di Bandung Pakai Senpi Buatan Mirip Asli

senjata yang digunakan geng motor saat beraksi di Bandung. (nida khairiyyah)

senjata yang digunakan geng motor saat beraksi di Bandung. (nida khairiyyah)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Maraknya aksi perampasan sepeda motor roda dua selama musim hujan membuat Kapolrestabes melaksanakan operasi cipta kondisi, sesuai perintah Kapolda Jabar, Senin (7/3/2016).


Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan, adanya perintah dari Kapolda Jabar untuk melakukan pengungkapan operasi cipta kondisi dengan sasaran premanisme.

“Gak ada preman di Kota Bandung, razia kita laksanakan malam, siang, maupun sore hari hasilnya seperti yang dilihat (geng motor),” jelas Yoyol di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (7/3/2016).

Saat ini, lanjut Yoyol, ada beberapa kelompok geng motor yang sudah bubar. Meskipun di beberapa daerah masih ada.

“Modusnya nyari korban di Kota Bandung. Semuanya ditodong menggunakan senjata api buatan yang bunyinya hampir menyerupai senjata api aslinya. Bahkan, ada beberapa yang mampu menembus kaca mobil dan bisa menembus kulit,” ungkapnya.

Menurut Yoyol, banyaknya geng motor yang mengincar Kota Bandung karena banyak aktivitas di Kota Bandung.

“Aktivitas yang mereka incar juga tidak tentu, terkadang siang hari pukul 15.00-16.00 Wib ada kejadian, kalo malam hari biasanya sambil nodong,” ucap Yoyol.

Saat ini, total tersangka ada 51 orang dengan kejahatan penjambretan paling banyak. Saat ini ada 6 korban dari 29 polsek di Kota Bandung, dengan menyita beberapa ATM semua hasil kejahatan.

Modusnya dengan senjata tajam yang ditodongkan kepada korban untuk menakuti korban. “Setiap polsek gak tentu tersangkanya, ada 3-2 orang dan yang paling menonjol jambret di Panyileukan dan Regol yang terungkap,” pungkasnya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds