Pergi Memancing, Pria Ini Ditemukan Terapung di Waduk Saguling

Evakuasi jasad Ivan di waduk Saguling.

Evakuasi jasad Ivan di waduk Saguling.

 


POJOKBANDUNG.com, PADALARANG–Seorang warga Ivan Nurdin (26) Kampung Tipat RT05/RW10 Desa Laksanamekar, kecamatan Padalarang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa terapung di danau Waduk Saguling, Kampung Cilincat Hilir RT01/RW10 Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (04/03/2016).

Sesosok mayat laki-laki tersebut ditemukan dalam keadaan sudah bengkak dengan menggunakan celana panjang hitam, kaus kuning, switer merah.

Menurut saksi Nana (66), warga Kampung Ciluncat Hilir, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, sekitar pukul 11.30 saat dirinya sedang mencari rumput untuk pakan, dia melihat sesosok tubuh manusia dalam keadaan tak bernyawa tersangkut di jaring.

“Saat saya sedang mencari rumput dekat danau (Saguling), tiba-tiba melihat gelembung-gelembung air dan tiba – tiba muncul mayat laki – laki, penasaran saya dekati sampai pinggir danau ternyata, benar sosok mayat yang sudah bengkak,” tutur Nana kepada petugas Polsek Padalarang, Jumat (4/3).

Setelah kejadian tersebut, dia langsung melapor ke Mulyadi (44) ketua RT01 Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang.
“Sewaktu di rumah mendapat laporan dari warga (Nana) menjelaskan adanya mayat laki – laki, setelah itu saya mengecek dan ternyata benar ada mayat laki – laki terapung di air,” ujar Mulyadi.

Kemudian Ketua RT tersebut melaporkan kejadian ke Kades Cimerang yang sebelumnya mendapatkan laporan dari salah seorang warga yang mengaku kehilangan keluarganya yang pergi memancing namun tiga hari belum pulang.

Menurut saudara Endang (paman korban), korban yang ditemukan tersebut, benar merupakan keponakanya bernama Ivan yang berangkat memancing Rabu (2/3/2016) pukul 06.00 ke genangan Sungai Saguling, tepatnya Kampung Cilumcat Hilir RT01/RW10 Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang.

Menurut Kepala Polres Cimahi Ade Ary Syam, pihak Polsek Padalarang langsung menuju ke TKP, setelah itu melakukan evakuasi untuk mengantarkan mayat korban menuju rumah duka.

“Sekitar pukul 14.30 wib, anggota Polsek Padalarang dapat mengangkat mayat dan diangkut menggunakan mobil ambulance Polsek Padalarang untuk dibawa ke rumah keluarga korban,” ujar Ade kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (4/3)..

Dia menambahkan, berdasarkan keinginan keluarga korban setelah ditanyakan oleh anggota Polsek Padalarang, meminta agar untuk tidak dilakukan otopsi terkait penyebab kematian korban.

Ade menuturkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan akan mencari penyebab kematian. “Kami menyatakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kami sudah melakukan olah tkp dan penanganan korban dengan berkoordinasi dengan keluarganya,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …