Buang Sampah Sembarangan, 78 Warga Ditangkap Tim Patroli Sampah

buang sampah kok ke sungai.

buang sampah kok ke sungai.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–PD Kebersihan Kota Bandung sudah menangkap 78 orang warga yang membuang sampah sembarangan. Tindakan ini, untuk memberi efek jera kepada warga yang suka buang sampah semau gue.


“Ada yang membuang sampah ke ke sungai bahkan pakai ember. Ada juga pengendara mobil yang sengaja turun dari mobil untuk membuang sampah,” ujar Direktur Utama PD Kebersihan Deni Nurdiana, kepada wartawan, Jumat (4/3).

Menurut Deni, sejak Desember tahun lalu, pihaknya sudah mulai memberlakukan sistem memajang foto di media sosial, untuk siapa saja warga yang tertangkap tangan membuang sampah ke sungai.

“Kami punya Tim Patroli Sampah yang bertugas di malam hari, ini sudah berjalan sejak Desember 2015 lalu. Mereka bertugas untuk patroli sambil melakukan sanksi sosial kepada warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan,” paparnya.

Warga yang membuang sampah sembarangan tersebut tertangkap basah di 5 titik kawasan. Yakni Cicadas, Cihampelas, Cibaduyut, Kosambi dan sekitar Jalan Dago.
Deni menilai sanksi sosial tersebut efektif agar warga peduli akan kebersihan kotanya dan tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Orang Bandung itu daripada bayar denda lebih jera diupload di Sosmed atau fotonya dipajang di spanduk. Mereka malu,” ungkapnya.

Untuk sementara, lanjut Deni, pihaknya tidak menerapkan sanksi berupa denda. Bahkan, untuk orang-orang yang membuang sampah berkali-kali, pihaknya tidak berbuat banyak.

“Ya paling mereka jadi terkenal. Karena berkali-kali fotonya diupload di media sosial,” terangnya.

Tim patroli yang berasal dari petugas kebersihan laki-laki ini, lanjut Deni, bertugas khusus di malam hari dan menangkap basah warga yang buang sampah sembarangan. ‎

“Kalau malam ada laki-laki, sementara siang hari ada yang perempuan, mereka memberikan penyuluhan kepada masyarakat di taman-taman atau pusat keramaian agar tidak buang sampah sembarangan,” tandasnya.

Deni menerangkan, program ini hampir sama dengan grebeg sampah yang dimiliki kewilayahan. Sementara PD Kebersihan menangani sampah yang di tengah kota.

“Kalau grebeg sampah di kelurahan, dibiayai PIPPK, dan hanya mencakup sungai-sungai di kewilayahan,” tambahnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Belum Bisa Layani Semua Kecamatan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran kota Cimahi mengaku masih kewalahan untuk dapat melayani …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …