Waduh, Tarif Dasar Listrik April Terancam Naik

Ilustrasi

Ilustrasi

Itulah kenapa, kenaikan itu disebutnya tidak berpengaruh terhadap penentuan harga premium yang akan diumumkan akhir Maret. Seperti diwartakan, pemerintah mengambil opsi tiga bulanan untuk menentukan harga bensin.


Dalam rumusan menghitung BBM, pemerintah menggunakan rata-rata Harga Indeks Pasar (HIP). HIP sendiri, mengacu pada harga transaksi di bursa Singapura yang dikenal dengan MoPS atau mean of platts Singapore.

Rata-ratanya diambil sesuai dengan ketentuan pemerintah. “Saat ini, tiga bulan sebelumnya,” jelas Wianda.

Meski harga ICP naik, nilainya masih di bawah asumsi APBN 2016 sebesar USD 50 per barel. Menteri ESDM Sudirman Said sebelumnya pernah mengatakan kalau jebloknya harga minyak membuat asumsi menjadi tidak realistis. Apalagi, saat ini harga minyak dunia masih belum beranjak dari USD 30an per barel.

“Taksiran saya, ICP antara USD 30 – USD 40 per barel lebih realistis,” katanya. Namun, pihaknya perlu bicara dengan Kementerian Keuangan terlebih dahulu selaku bendahara negara. Sebab, akan mempengaruhi penerimaan negara sektor migas. Kalau ICP menurun, maka penerimaan negara dari sektor migas turut anjlok. (dim)

Jenis                         Status   Harga Lama   Harga Baru

WTI (Nymex)          Turun      USD 31,78          USD 30,62

Brent (ICE)              Naik         USD 31,98         USD 33,53

Basket OPEC          Naik          USD 26,50          USD 28,65

Catatan: Harga per barel

Bulan                     Harga ICP               TDL per kWh

Oktober 2015           USD 43,68                Rp 1.507

November 2015      USD 41,44                 Rp 1.533

Desember 2015       USD 35,47                Rp 1.509

Januari                      USD 27,49                Rp 1.409

Februari                    USD 28,92                Rp 1.392

Maret                         –                                 Rp 1.355

Catatan: berdasar TDL tegangan rendah

Smber: Ditjen Migas ESDM

 

Loading...

loading...

Feeds