Tangkal Aliran Sesat, Kemenag Optimalkan Gerakan Magrib Mengaji

magrib mengaji

magrib mengaji

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat akan mengoptimalkan Gerakan Magrib Mengaji (Gemar). Ini diyakini sebagai cara ampuh untuk mengantisipasi aliran sesat.


Selain itu, sasaran ini pun sebagai upaya untuk memperkuat keimanan dan keyakinan para generasi muda. Kepala Humas Kanwil Kementerian Agama Jabar Abdurrahim mengatakan, saat ini aliran sesat banyak bermunculan di Jabar.

Ini sangat memprihatinkan dan perlu diantisipasi sejak dini terutama kepada para generasi muda. “Untuk mengantisipasinya, kami akan lebih mengoptimalkan gerakan magrib mengaji,” kata Abdurrahim di kantornya, Bandung, Kamis (3/3).

Dia mengaku, pihaknya komitmen mengoptimalkan gerakan tersebut. “Ini salah satu program yang telah kita luncurkan empat tahun lalu. Selama ini kita telah melakukan pembinaan agar Islam lebih kuat dan punya dasar keagamaan yang kuat,” paparnya.

Dia menambahkan, gerakan ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda kepada aktivitas di masjid. “Diharapkan dari Maghrib sampai Isya, mengaji di masjid di lingkungannya,” ucapnya.

Dia menuturkan, saat ini banyak generasi muda yang terlena dengan kemajuan teknologi. Hal ini berpengaruh pada pola pikir mereka.

“Saat ini ketika magrib anak-anak masih nonton teve, main di jalanan, main bergerombol. Oleh karena itulah Gerakan Magrib Mengaji sangat perlu dilakukan semua pihak,” katanya.

Untuk mengoptimalkan gerakan ini, kata dia, pihaknya telah menginstruksikan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di wilayah Jabar untuk bergerak. “Pada dasarnya kepala KUA di daerah sudah memahami itu, sehingga mereka pun akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” katanya.

Menurut dia, para kepala KUA beserta jajarannya akan melakukan pembinaan dan melakukan pengawasan. “Ketika bicara pembangunan keagamaan, otomatis kepala KUA sebagai pegawai di lingkungan kanwil agama punya kewajiban melakukan pembinaan dan pelayanan,” bebernya.

Selain itu, untuk mengantisipasi aliran sesat ini, pihaknya rutin melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya seperti aparat kepolisian, kejaksaan, dan TNI. “Sehingga aliran sesat, penangkalan agama, dan yang menjurus kepada kemurtadan, ya kita melakukan pencegahan,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …