PDAM Kota Bandung Terima 35 Aduan Sambungan Liar

ilustrasi SPAM

ilustrasi SPAM

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Setelah sosialisasi imbalan bagi warga yang melaporkan sambungan liar ke PDAM Tirtawening Kota Bandung beberapa waktu lalu, sudah ada 35 aduan dari masyarakat.‎


“Sejak kurang lebih satu bulan, kami menerima 35 laporan pemasangan ilegal,” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi kepada wartawan, Kamis (3/3).

Semua aduan itu merupakan golongan rumah tinggal, yang kebutuhan airnya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Jadi bukan dari golongan niaga atau usaha,” papar Sonny.‎

Sambungan masyarakat ini, didapatkan dari sambungan yang sudah diputus tapi disambung kembali sendiri.

“Makanya, ke depan, kalau ada pelanggan yang memutuskan berhenti berlangganan, maka sambungan pipanya akan kami potong sampai ke akar,” tegasnya.

Selain itu, Sonny mengingatkan kepada warga, untuk tidak mudah tergoda oleh iming-iming pindah jalur sambungan agar bisa mendapat pasokan air lebih lancar.

“Kami tidak akan memindahkan jalur sambungan pipa secara parsial. Tapi secara masal, misalnya satu blok,” terang Sonny.

Kalaupun ada pemindahan jalur sambungan pipa, DPAM akan melakukan pemberitahuan terlebih dahulu. Dan akan dilakukan dengan gratis tanpa ada pungutan apa-apa.
Karenanya, sambung Sonny, jika ada oknum yang menawarkan sambungan ilegal, maka bisa dilaporkan.‎

“Karena, sambungan ilegal ini merugikan msyarakat,” tegasnya. (mur)‎

Loading...

loading...

Feeds

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …