Sering Terlupakan, Pajak Reklame di Food Court Akan Ditagih

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Kepala Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, target pajak reklame tahun ini meningkat 1.800 persen.


“Ya karena itu sudah berdasarkan kajian Bappeda dan akademisi, saya menyanggupi saja,” ujar Ema kepada wartawan, Rabu (2/3).

Target pajak tahun ini, jauh melebihi target tahun sebelumnya yang hanya Rp15 miliar, sementara tahun ini Rp290 miliar.

“Untuk itu, saya akan meminta keterangan kepada pihak-pihak yang merekomendasikan kenaikan hingga sebesar ini,” papar Ema.

Ema mengatakan, untuk mencapai target ini, pihaknya hanya bisa berpikir positif, dan bekerja lebih keras.

“Ya sekarang kan tidak ada lagi moratorium reklame, jadi mudah-mudahan bisa tercapai,” katanya.

Di samping itu, Ema mengaku akan mengoptimalkan pajak reklame. Mengingat, penarikan pajak, kini bukan berdasarkan izin, tapi berdasarkan transaksi.

“Jadi walaupun tidak berizin, tapi wujudnya ada, maka pajaknya bisa kita ambil,” terangnya.

Ema juga mengatakan akan menarik pajak reklame yang ada di food court, yang selama ini banyak terlupakan.

“Kalau ada papan reklamenya, walaupun kecil, dan di tempat-tempat yang mungkin tidak terliht, akan kami tarik pajaknya,” pungkasnya. (mur)‎

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …