Dugaan Korupsi Rutilahu Dilaporkan ke Kejari

ilustrasi

ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG— Program perbaikan rumah untuk rumah tidak layak huni (Rutilahu) menuai sorotan. Pelaksanaan prgram ini diduga terjadi penyimpangan yang dilakukan kepala desa di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi.

Ketua Distrik LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kab Bekasi, Rahmat Gunasin membeberkan, program unggulan pemerintah daerah tersebut dijadikan ladang mencair keuntungan oleh oknum kepala desa. “Karena itu, kami akan melakukan aksi demo esok, sekaligus membawa data dugaan penyimpangan,” ujar Rahmat ditemui di DPP LSM GMBI, Kota Bandung, Rabu (2/3).

Rahmat Gunasin

Rahmat Gunasin

Rahmat menambahkan, sejumlah desa mendapatkan bantuan Rp 15 juta per rumah. Ia menjelaskan proses pencairan bantuan melalui Bank bjb rekening penerima, dan didampingi oleh staf desa. Dari dana Rp 15 juta tersebut yang diterima warga disetorkan kembali oleh penerima pada staf desa yang mendampingi pada saat pencairan.

“Alasannya penerima bantuan bukan dalam bentuk uang, melainkan berbentuk bahan material/bangunan, sehingga masyarakat penerima bantuan hanya diberikan transportasi Rp 500 ribu sampau Rp 1 juta,” beber Rahmat.

Sementara jumlah bantuan yang diberikan, lanjut dia, warga hanya menerima Rp 5,5 juta hingga Rp 6 juta. Sedangkan selebihnya dinikmati oleh desa. “Karena itu kami akan laporkan masalah ini kepada Kejaksaan Negeri Cikarang,” tegasnya. (man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …