Aqua Grup Fokus Lestarikan Lingkungan, CSR Jabar 2015 Rp 100,5 Miliar

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Pimpinan Aqua Grup Rachmat Hidayat beserta jajaran manajemen Aqua Grup usai penandatanganan prasasti CSR di halaman Gedung Sate, Bandung (2/3).

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Pimpinan Aqua Grup Rachmat Hidayat beserta jajaran manajemen Aqua Grup usai penandatanganan prasasti CSR di halaman Gedung Sate, Bandung (2/3).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Keberadaan dana sosial perusahaan (CSR) sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Terlebih, kekuatan anggaran pemerintah terbatas sehingga belum tentu mampu mengatasi setiap persoalan yang ada.


Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, CSR sangat membantu dalam mengatasi sejumlah permasalahan di Jabar. “Luar biasa. Apabila digerakan, akan banyak menyelesaikan masalah gara-gara kecilnya atau anggaran tidak cukup,” kata Heryawan dalam pertemuan tahunan CSR Jabar, di Gedung Sate, Bandung, Rabu (2/3).

Heryawan menyebut, sejak 2015 hingga saat ini, nilai CSR yang tercatat pihaknya mencapai Rp 100,52 miliar. Jumlah ini berasal dari sekitar 55 perusahaan, baik BUMD, BUMN, dan swasta.

Heryawan optimistis jumlah ini akan terus bertambah karena masih banyak perusahaan yang belum melaporkan CSR-nya. Menurut Heryawan, Pemerintah Provinsi Jabar hanya memberikan data dan jenis kegiatan apa saja yang bisa dibantu CSR.

“Peran pemprov fasilitasi, tidak ada peran apa pun. Kami punya masalah ini, yang perlu dibantu bersama-sama. Jadi tidak ada uang sepeser pun yang masuk ke provinsi, tidak menerima,” paparnya.

Sebagai contoh, Heryawan menyebut, CSR ini digunakan untuk pembangunan ruang kelas baru. CSR pun digunakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Selain itu, menurut Heryawan, CSR digunakan juga untuk menjaga kelestarian lingkungan seperti pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih. Lebih lanjut Heryawan berharap, ke depan CSR bisa digunakan untuk memperindah garis pantai selatan Jabar.

Menurutnya, Jabar memiliki garis pantai yang panjang. Ini merupakan potensi yang baik untuk kepariwisataan Jabar asalkan dikelola dengan baik.

“Kalau pantai selatan dijadikan kawasan pantai tanpa ada kerusakan apapun, bibir pantai dari mulai Pangandaran sampai Palabuhan ratu, ini bisa jadi pantai terpanjang di dunia. Masing-masing perusahaan ambil 100 meter saja, itu luar biasa,” pungkasnya.

Sementara, Pimpinan PT Tirta Investama (Aqua Group) Rachmat Hidayat mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung kelestarian lingkungan di Jabar. Ini dibuktikan dengan program CSR Aqua yang menitikberatkan pada lingkungan.

Dalam menjalankan CSR, kata Rachmat, pihaknya mengaku mengacu pada empat pilar CSR Aqua Lestari, yakni konservasi pengelolaan air dan lingkungan, ramah lingkungan, mengelola transportasi dan distribusi yang ramah lingkungan, serta pemberdayaan dan pelibatan masyarakat dalam program CSR.

“Sebagai contoh, di Desa Cipare di Kabupaten Bogor, kita menanam pohon yang punya nilai ekonomis. Yang menanam dan memeliharanya masyarakat. Nanti mereka yang harus menerima manfaat ekonomisnya,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun berperan dalam menjaga ketersediaan air dengan menata daerah resapan air. “Kita ingin jadi bagian dari solusi. Area resapan air harus dilestarikan. Kita membina masyarakat, ada kegiatan ekonomi lain selain menebang pohon,” katanya.

Pihaknya pun, tambah dia, membuka akses air bersih yang cukup untuk masyarakat. “Kita buka sumber air, dialirkan ke masyarakat di (daerah) atas yang membutuhkan,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …

Tersangka, Rizieq Syihab Terancam 6 Tahun

Polda Metro Jaya akhirnya resmi melayangkan surat panggilan kepada Rizieq Syihab. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu dipanggil terkait kerumunan saat …

Teras Cihampelas Sepi, Begini Penampakannya!

  POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Sempat menjadi salah satu primadona kawasan wisata belanja Kota Bandung, kondisi Teras Cihampelas kini memprihatinkan. Tak …