Kepala BIN Tanggapi Santai Warning Australia

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengkalim sudah lebih duhulu mengetahui adanya potensi ancaman teror dari kelompok radikal di tanah air sebelum keluarnya warning dari pemerintah Australia.


Hanya saja, Letjen TNI Purnawirawan itu mengaku tidak bisa memberitahu ke publik strategi penganan yang dilakukan BIN. Ia hanya memastikan sudah tahu soal informasi itu.

“Tapi kan saya tidak bisa informasikan ke anda mau garap bagaimana. Kami sudah mengerti sebelum mereka (Australia),” kata Bang Yos.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan deteksi dini terhadap kelompok radikal di Ibukota menurutnya juga dilakukan oleh Pemda DKI. Hanya saja, dalam kapasitasnya, BIN tidak bisa menindak.

“Itu saja yang bisa saya jelaskan, bukan barang baru berita itu bagi kami. Cuma kan seperti yang diketahui undang-undang belum memungkinkan nangkapin orang seperti itu,” jelasnya.

Ini juga yang menjadi alasannya sebagai Kepala BIN meminta revisi UU Terorisme, sehingga kepolisian maupun BIN memiliki kewenangan lebih untuk menangkap kelompok-kelompok radikal tersebut.

“Itu lah yang kami minta revisi undang-undang itu, baik oleh kepolisian BIN tidak punya kewenangan itu. Tapi sekarang kami tahu lah jaringan-jaringan (teroris-red) itu,” tambahnya.(fat/jpnn)

 

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Libur Natal-Tahun Baru Dipangkas 3 Hari

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) akhirnya jadi dipangkas. Pemerintah memutuskan mengurangi jatah libur Nataru selama …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …