Kang Ebun Beri Masukan Warga Kampung Mekarsari Bandung

Ahmad Dahlan

Ahmad Dahlan

POJOKBANDUNG.com, ANGGOTA Komisi I DPRD KBB, Ahmad Dahlan memberikan masukan soal aspirasi warga Kampung Mekarsari, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, KBB soal pemekaran desa. Politisi PDIP ini mengatakan, setidaknya harus ada rapat terlebih dahulu dari masyarakat Desa Citatah, Cipatat, dan Gunungmasigit.


“Itu mesti dituangkan secara tertulis sebagai dokumentasi yang menyatakan setuju atas pemekaran desa oleh 11 BPD masing-masing desa tersebut,” kata Ebun–sapaan akrabnya.

Dengan pernyataan tersebut, lanjut Ebun, itu juga yang menjadi salah satu dasar rekomendasi bupati kepada gubernur nantinya. “Jadi mesti ada dorongan dari BPD dan kades untuk menyatakan setuju, dan persyaratan tersebut sudah tertuang dalam undang-undang,” katanya.

Jika sudah ada dasar tersebut, bupati akan menurunkan tim verifikasi. “Jika dianggap layak nanti akan turun peraturan bupati untuk membuat desa persiapan sambil menunggu proses dari gubernur, ya sekitar tiga tahunan baru beres,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) BPMPD KBB, Rambe Solihin mengatakan, tahapan untuk pemekaran desa akan sampai kepada gubernur dan Mendagri dengan melihat aspek, jika digabung akan efektif atau tidak ?, dan akan berpengaruh terhadap daya saing atau tidak?. Selanjutnya, bupati akan melakukan kajian terlebih dahulu. “Bukan hanya masyarakat di desa ini saja (Mekarsari, red) yang ingin mekar, di KBB setidaknya ada 10 desa yang masyarakatnya minta di mekarkan,” kata Ranbe.

Selanjut, sebut Ranbe, setalah ada kajian, bupati akan menyosialisasiakan, menyerahkan kepada tiga desa yang akan dimekarkan wilayahnya. “Selanjutnya membuat tim kajian paling cepat satu tahun, dan selambat-lambatnya tiga tahun,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Kampung Mekarsari merupakan perkampung penduduk dengan luas wilayah kurang lebih 728 hektare, dan jumlah penduduk sekitar 6.360 jiwa. Jika dimekarkan, akan mengambil wilayah dari Desa Citatah, Cipatat, dan Gunungmasigit dengan jumlah 13 kampung. Warga di sana beralasan, ingin memekarkan diri agar lebih mudah dari aspek pelayanan masyarakat terutama soal trasportasi yang cukup mahal sekitar Rp 50 ribu jika hendak ke Desa Citatah jika ada keperluan dengan menembuh jarak sekitar 3 kilo meter. Sebagaian besar, masyarakat Kampung Mekarsari bermata pencaharian sebagai petani dan juga buruh serabutan, tentunya mempunyai sumber daya alam yang cukup berlimpah seperti tambang gunung kampur juga galian pasir.

Cukup jauh memang akses menuju Kampung Mekarsari. Jika dari arah Jalan Raya Cipatat-Cianjur menuju perkampung tersebut sekitar 3 kilo meter jarak tempuhnya dengan medan jalan yang cukup berat. Sebab, akses jalan di sana rusak berat lantaran setiap hari dilalui truk pengangkut tambang batu kapur. Nah Kampung Mekarsari sendiri, letaknya cukup terpencil setelah melalui beberapa kampung yang juga akses jalannya rusak berat dengan melewati hutan terlebih dahuli jika hendak ke kampung tersebut. (bwo)

Loading...

loading...

Feeds