Zakat 2015 di Jawa Barat Terkumpul Rp 20 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Zakat yang merupakan Rukun Islam yang ketiga sangat besar manfaatnya untuk pengembangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di Jawa Barat saja, pada tahun 2015 jumlah zakat yang terkumpul mencapai Rp 20 miliar.


Namun demikian, jumlah tersebut belumlah maksimal karena sebenarnya masih banyak ummat Islam yang sebenarnya sudah memungkinkan untuk berzakat tapi belum mengeluarkannya zakatnya. Hal ini karena sosialisasi tentang zakat masih sangat minim,bahkan kadang hanya saat menjelang bulan Ramadan saja.

Hal tersebut diakui Direktur Pemberdayaan Zakat Kementrian Agama Indonesia, Dr H Tarmidzi MA, saat jumpa media disela-sela acara “4th Southeast Asia Internasional Islamic Philantropy Conferensi” di Hotel Golden Flower Jalan Asia Afrika, Bandung, Jumat (26/2).

Menurut  Tarmidzi, zakat jika dikelola dengan baik dan pofesional akan menjadi kekuatan yang sangat besar untuk mengentaskan kemiskinan. Oleh karenanya, kedepan harus diperkuat aturan aturan agar bisa berzakat bagi yang mampu berzakat agar mau berzakat.

“Saya merasakan hari ini, kalau zakat sangat  sedikit diperbincankan di masyarakat,paling setahun hanya dilakukan di bulan Ramadan.setelah itu tunggu lagi bulan Ramadan tahun depan.Kenapa tidak ini kita gencarkan,” imbau Tarmidzi.

Dia menambahkan, disamping itu lembaga zakat. Sendiri perlu memperkuat manajemen. Jadi, pengurusnya harus orang yang profesional. “Kalau ketua kyai, maka bendahara harus orang yang tahu akuntansi karena Badan Amil Zakat berkaitan dengan uang dan kekayaan, jadi pengelolanya harus yang tahu manajemen keuangan,” tandasnya.

Acara yang menghadirkan  nara sumber dari Asia tenggara tersebut,bertujuan mengindentifikasi tingkat kelola zakat dan wakaf di Asia tenggara serta merancang pembentukan South East Asia Islamic philantroph Assosiasion (SIPA),Selain itu menjadi wadah untuk berbagi pengalaman terbaik dalam mengelola zakat dan wakaf diantara pegiat Asia Tenggara. (sol)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …