Terbukti Bunuh Angeline, Margriet Divonis Penjara Seumur Hidup

Margriet Megawe, terdakwa kasus pembunuhan Engeline. FOTO: Bali Express/Pojokbandung.com

Margriet Megawe, terdakwa kasus pembunuhan Engeline. FOTO: Bali Express/Pojokbandung.com

Ketika semua unsur dinyatakan terbukti, terlihat tim pengacara Margriet langsung berembug. Hingga akhirnya Hakim ketua Edward Sinaga menyatakan, terbukti sebagaimana dakwaan kesatu, primer yaitu pasal 340 KUHP dan dakwaan kedua melanggar pasal 76 I jo pasal 88 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dan dakwaan ketiga, pasal 76 B, dakwaan ke empat tentang pasal 76 A huruf A jo pasal 77 undang – undang yang sama. Dan menghukum terdakwa seumur hidup.


“Menghukum terdakwa, dengan hukuman seumur hidup,” tegas Hakim Edward, disambut tepuk tangan.

Atas vonis ini terdakwa pengacara terdakwa langsung mengatakan banding. “Kami Banding,” tegas Dion Pongkor. Margriet terlihat dingin, dia tidak menangis dan tidak terlihat ada penyesalan. Bahkan dia masih bisa tenang, dan sama sekali tidak berkomentar ketika digiring keluar ruang sidang.

Vonis ini sesuai dengan tuntutan Jaksa sebelumnya, yang menuntut terdakwa dengan hukuman seumur hidup. “Tuntutan kami dikabulkan seluruhnya. Bahkan yang hampir semuanya. Yang beda hanya, kami menuntut terkait dengan biaya perkara sidang dibebankan ke negara lantaran tuntutannya seumur hidup. Sedangkan keputusan majelis, membebeankan ke terdakwa yaitu Rp 5 ribu,” jelas Jaksa Purwanta usai sidang.

Pengacara terdakwa, Dion Pongkor setelah memastikan banding dalam sidang juga mengatakan bahwa vonis hakim tidak berdasarkan fakta. Namun hanya berdasarkan bukti petunjuk. “Hanya bukti petunjuk menjadi landasanvonis, bukan fakta,” keluhnya.

Sedangkan Agustay Handa May dihukum 10 tahun penjara. Sebelumnya Jaksa menuntut 12 tahun penjara.  Sidang dipimpin oleh Hakim Edward Harris Sinaga, dengan Anggota Achmad Petensilli dan Sukereni. Sedangkan tim Jaksa adalah Maha Agung, Lumisensi dan Gusti Ayu Fitria. Terdakwa Agus didampingi oleh pengacara Hotman Paris Hutapea, Haposan Sihombing cs. (art/yes)

Loading...

loading...

Feeds