Ekonomi Melambat, Angka Pengangguran di Cimahi Bisa Membengkak

Para pencari kerja. Foto: Ilustrasi

Para pencari kerja. Foto: Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jika kondisi perekonomian nasional terus melambat, Pemkot Cimahi memprediksi kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap buruh di sektor manufaktur Kota Cimahi bakal terjadi.


Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar mengatakan, kondisi perekonomian global yang kurang kondusif, otomatis dampaknya akan dirasakan langsung para pekerja. Jika perekonomian terus melambat, PHK tak bisa dihindari.

“Terakhir yang saya dapat, jumlah pengangguran di Cimahi itu sekitar 35.000. Menurut prediksi saya akan ada kenaikan,” kata Benny.

Menurutnya, indikator kuat pengaruh pelambatan ekonomi terhadap perusahaan Indonesia, termasuk Cimahi bisa dilihat dari sejumlah perusahaan yang mulai mengurangi jam kerja bahkan hingga pemutusan kontrak.

Faktor melambatnya perekonomian di Indonesia hingga berujung kepada kasus gulung tikar dikarenakan sepinya order yang mulai berlalih ke negara tetangga. Apalagi, upah di negara Asia Tenggara lainnya lebih murah dibandingkan dengan Indonesia.

“Order yang diterima perusahaan tekstil itu banyak berkurang. kita kalah sama Vietnam dan Kamboja,” katanya.

Untuk mengantisipasi, Pemkot sudah mencoba memberikan sebuah pemahaman kepada para pekerja untuk merubah pemikiran dari seorang pekerja menjadi seorang yang menciptakan pekerjaan. “Karena tidak selamanya perusahaan ini berada kondisi kuat, tidak selamanya pekerja kita ini mampu bekerja di orang lain,” paparnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Gelaran The NextDev, Lanjutkan Inovasi Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut dilakukan dalam kegiatan …