FPI Ancam Bergerak Beresin Praktek Prostitusi dan Penjualan Miras di KBB

Razia tempat hiburan malam. Foto ilustrasi

Razia tempat hiburan malam. Foto ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Massa dari DPW Front Pembela Islam (FPI) Bandung Barat bakal bergerak untuk menertibkan keberadaan minuman keras (miras)  dan aktivitas prostitusi dengan caranya. Itu akan dilakukan jika pemerintah setempat tak bisa melakukan penertiban.


Ketua DPW FPI Bandung Barat, Ade Saefudin mengungkapkan, keberadaan Perda No. 3/2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Penjualan Minuman Beralkohol dan Perbup No 2/2015 tentang petunjuk pelaksanaan Perda No 3/2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Penjualan Minuman Beralkohol, dinilai tidak terealisasi di lapangan.

“Kami masih menemukan penjualan miras di lapangan seperti di Kecamatan Lembang, Padalarang, Parongpong dan sejumlah kecamatan lainnya yang dijual bebas. Kalau Perda itu tidak ada implementasinya, kita akan mengingatkan birokrat dengan cara FPI sendiri. Mulai dengan cara berdakwah dan turun ke lapangan, itu salah satu teknik kita agar tepat sasaran,” ungkap Ade kepada wartawan.

Ade mengungkapkan, dari penelusuran tim khusus FPI, masih banyak penjualan miras dan aktivitas prostitusi di Bandung Barat. FPI juga memandang, keberadaan Perda itu hanya sebatas dibuat tanpa ada pelaksanaan di lapangan.

FPI sendiri telah menyampaikan hal tersebut kepada DPRD setempat untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah. Ade menegaskan, keberadaan miras dan prostitusi sudah meresahkan masyarakat. Penyakit masyarakat itu harus secepatnya ditertibkan.

Loading...

loading...

Feeds

Gelaran The NextDev, Lanjutkan Inovasi Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut dilakukan dalam kegiatan …