Mantap! Evaluasi Tugas 2015, Polda Jabar Gelar Rapim

Kapolda Jabar membuka Rapim Polda Jabar 2016. (nida khairiyyah)

Kapolda Jabar membuka Rapim Polda Jabar 2016. (nida khairiyyah)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Rapim Polri yang dilaksanakan di Mabes Polri, Polda Jabar menggelar Rapim Polri Tingkat Polda Jabar 2016. Rapim dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu (24/2/2016) hingga Kamis (25/2/2016) di Aula Muryono Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung.


Peserta Rapim Polda Jabar.

Peserta Rapim Polda Jabar.

Dibuka secara resmi oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto, peserta Rapim terdiri dari para pejabat utama Polda Jabar, para Kapolres/Kapolrestabes jajaran Polda Jabar,para Wadir, Kabag,Kasubdit, dan Kasubbid masing-masing Satfung Mapolda Jabar serta para Kabag Ops, Kabag Ren dan Kabag SumdaPolres/Polrestabes jajaran Polda Jabar.

“Rapim ini kiranya dapat menjadi sarana evaluasi atas pelaksanaan tugas Polda Jabar selama 2015, serta dapat memotivasi kita semua untuk berkomitmen dan menentukan langkah strategis, dalam meningkatkan upaya pembinaan dan kinerja operasional kesatuan guna menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujar Moechgiyarto.

suasana Rapim Polda Jabar 2016

suasana Rapim Polda Jabar 2016

Selama 2015, Polda Jabar telah melakukan berbagai upaya dan langkah proaktif yang ditujukan untuk memelihara Kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum yang berkeadilan dan akuntabel.

Terlebih di 2015, tegas Kapolda, merupakan tahun politik dimana telah diselenggarakan Pilkada serentak ditujuh kabupaten/kota di wilayah hukum Polda Jabar, yang dapat di lewati dengan aman, tertib dan lancar hingga pelantikan oleh Gubernur Jawa Barat.

Semua itu dapat terlaksana dengan baik berkat jalinan kerjasama antara TNI-Polri beserta seluruh stakeholder yang mampu mengawal dan mengelola dengan baik proses demokratisasi dengan segala dinamika dan kerawanannya.

Namun demikian, lanjut Kapolda, secara jujur harus diakui bahwa masih terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaan tugas yang dilakukan Polri khususnya Polda Jabar dalam pelaksanaan tugas di tahun 2015 lalu, yakni adanya kritik dan sorotan masyarakat terhadap kinerja Polri, sehingga telah membuka kesadaran kita, bahwa berbagai upaya dan langkah yang telah dilakukan, belum sepenuhnya memenuhi tuntutan dan harapan masyarakat.

Adanya komplain, kritik dan masukan tersebut, harus disikapi dengan bijaksana dan dijadikan sebagai bahan evaluasi serta introspeksi diri untuk melakukan pembenahan dengan lebih baik lagi.

Dalam bidang operasional, papar Kapolda, evaluasi terhadap gangguan Kamtibmas yang terjadi selama tahun 2015, secara umum wilayah hukum Polda Jabar cukup aman dan kondusif, namun dalam skala tertentu masih diwarnai berbagai jenis kejahatan yang cukup menonjol, diantaranya aksi “C 3” (curat, curas, curanmor), kejahatan jalanan, kejahatan menggunakan senjata api, penyalahgunaan dan peredaran gelapnarkoba, korupsi, illegal mining, terorisme,penyerangan dan penembakan terhadap anggota Polri.

Serta konflik sosial yang dipicu oleh berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Sedangkan di bidang pembinaan, evaluasi diarahkan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian penataan sistem rekrutmen dan pembinaan personel yang bersih, transparan, akuntabel, humanis, dan sistim pembinaan karir melalui uji kompetensi jabatan terbuka.

Serta pemberian reward andpunishment secara transparan dan seimbang. Selain sebagai sarana evaluasi, Rapim Polda Jabar ini juga merupakan suatu forum guna mendiskusikan lima produk yang telah dihasilkan pada Papim Polri tahun 2016 untuk ditanggapi dengan cara memberikan saran dan masukan dari jajaran Polda Jabar yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah Jawa Barat guna penyempurnaan produk dimaksud, yaitu, pembenahan dan implementasi sop berbasis checklist dengan pendekatan hasil dan pelayanan, rekam jejak perwira, peranan Polda Jabar dalam mendukung kebijakan ekonomi Provinsi Jawa Barat dan nasional, sertifikasi penyidik sebagai upaya peningkatan profesionalisme anggota Polri dalam proses kegiatan penegakan hukum dan efisiensi anggaran Polritahun anggaran 2016.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Jabar, atas pengorbanan, perjuangan, kerja keras dan kesungguhan dalam pelaksanaan tugas, sehingga prestasi-prestasi dapat diraih guna terciptanya kondisi wilayah hukum Polda Jabar yang kondusif seperti saat ini.

Meskipun prestasi-prestasi tersebut telah dicapai, namun bentuk kepercayaan masyarakat, dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya terwujud. Hal tersebut terlihat dari masih rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap polri. Salah satu indikatornya adalah masih adanya komplain masyarakat yang dilaporkan selama 2015, baik kepada pengawas internal maupun eksternal Polri, seperti, komplain di bidang reserse 58 komplain, pelayanan lalu lintas 15 komplain, perilaku tidak terpuji/negatif anggota13 komplain danpengaduan lainnya 62 komplain.

“Oleh karena itu, kita harus mampu tidak hanya mempertahankan nilai-nilai yang sudah baik namun juga mampu meningkatkan nilai-nilai yang masih rendah sehingga dengan semakin baiknya akuntabilitas kinerja Polda Jabar maka diharapkan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda Jabar juga mengapresiasi adanya peningkatan pada beberapa kerjasama yang telah dibangun, diantaranya kerjasama dengan pemda dalam upaya mendukung pembangunan daerah serta kerjasama dengan KPU, Bawaslu dan TNI sehingga pelaksanaan Pilkada serentak 2015 dapat terselenggara dengan baik dan aman.

Demikian juga halnya sinergi polisional proaktif dengan masyarakat yang diwujudkan melalui Polmas, dengan komponen pokok yaitu kemitraan dan pemecahan masalah (problem solving) yang saat ini diterapkanbelum sepenuhnya berjalan dengan baik.

Hal ini terlihat dengan masih rendahnya partisipasi publik dalam upaya pengamanan swakarsa dan penyelesaian permasalahan sosial yang terjadi pada komunitas atau lingkungannya. Keseluruhan hasil temuan tersebut harus menjadi bahan renungan bagi kita semua untuk melihat sejauhmana upaya polri dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan keamanan.

Guna mewujudkan kondisi tersebut, Polda Jabar harus bekerja lebih keras lagi agar mampu mewujudkan harapan masyarakat, yaitu Polri yang unggul, paripurna dan dipercaya masyarakat. Untuk memenuhi harapan tersebut, maka peningkatkan kompetensi personel, perubahan mind set danculture set anggota Polri merupakan faktor penting dan utama sebagai bagian inti dari peningkatan profesionalisme dan pelaksanaan revolusi mental di lingkungan Polri khususnya Polda Jabar.

Peningkatan kompetensi dan revolusi mental dalam bidang pembinaan dan operasional, merupakan salah satu solusi untuk mewujudkan personel Polri yang berintegritas, bermoral dan modern sehingga mampu menjawab semua tantangan tugas dan tuntutan serta harapan masyarakat dengan baik.

Setelah Rapim Polda Jabar akan dilanjutkan Rapim Daerah TNI-Polri Provinsi Jawa Barat 2016 yang akan dilaksanakan Jumat (25/2/2016) di Pusdik Kav Purabaya Padalarang Kabupaten Bandung Barat.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds