Astaga! Empat Teroris Serang Polantas di Mapolda Jabar

Pos Polisi dibom teroris saat peragaan antiteroris di Mapolda Jabar. (nida khairiyyah)

Pos Polisi dibom teroris saat peragaan antiteroris di Mapolda Jabar. (nida khairiyyah)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG— Sekelompok teroris yang berjumlah empat orang tiba-tiba menyerang anggota Polantas dengan cara menembakan senjata api secara brutal ke Polantas yang sedang melaksanakan gatur tersebut. Tak hanya itu, teroris itu melemparkan bom ke arah Pos Lantas. Setelah bom meledak di Pos Lantas, mereka langsung melarikan diri.


Seorang anggota Polantas yang selamat melaporkan kejadian tersebut ke Kapolres. Setelah menerima laporan, Kapolres segera memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan mengevakuasi korban serta melaporkan kejadian tersebut ke Kapolda. Kapolda selanjutnya memerintahkan Kasat Brimob untuk mengerahkan Unit Jibom.

Sementara, personel Sabhara melakukan pengamanan terhadap TKP dengan memasang Police Line dan melakukan penjagaan di sekitar TKP. Tim Inafis melakukan olah TKP, selanjutnya berdasarkan hasil olah TKP, Dir Reskrimum melaporkan ke Kapolda. Anggota Polantas melakukan gatur lantas di sekitar TKP dengan mengalihkan sementara arus kendaraan ke jalur lain yang diikuti oleh personel Binmas memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati TKP.

Di sisi lain, personel dari Bid Dokkes melakukan evakuasi terhadap korban baik yang luka maupun yang meninggal. Dalam peristiswa penyerangan tersebut, dua orang personel lalu lintas luka berat akibat terkena ledakan bom, seorang personel luka tembak dan satu orang warga meninggal dunia.

Dari hasil olah TKP, lidik intel dan Satgas Densus 88 Anti Teror, diketahui keberadaan pelaku teror berada di sebuah rumah kontrakan. Lokasi keberadaan para teroris tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Kapolda. Kapolda kemudian memerintahkan Kasat Brimob untuk mengerahkan Unit Wanteror dan Unit Jibom Sat Brimob untuk melaksanakan penindakan dan penangkapan terhadap teroris tersebut. Kasat Brimob beserta Kaden Pelopor, Kaden Gegana beserta anggota menuju lokasi keberadaan para teroris untuk melaksanakan penindakan.

Setelah tiba di TKP, atas perintah Kasat Brimob, anggota Pelopor membentuk perimeter menggunakan sepeda motor. Unit Wanteror melaksanakan penetrasi yang bergerak dengan menggunakan Helycopter dan turun dengan cara Rappeling.

Merasa sudah terkepung, para teroris memberikan perlawanan dengan menembakan senjata ke arah anggota Unit Wanteror. Namun berkat kesigapan anggota Unit Wanteror, para teroris tersebut berhasil dilumpuhkan. Selanjutnya Unit Wanteror melaksanakan pengunduran dengan membawa satu orang tersangka teroris yang terluka.

Unit Jibom melaksanakan sterilisasi dan menemukan barang bukti yang diduga bom yang selanjutnya melaksanakan penanganan penjinakan bom dengan cara Disrupter. Setelah TKP dipastikan aman, Unit Jibom melakukan serah terima ke Tim Inafis sementara Tim Bid Dokkes melakukan penanganan korban. Dari lokasi tersebut diamankan barang bukti berupa tiga pucuk senjata api laras panjang dan paket bom.

Demikian tadi skenario peragaan penanganan aksi terorisme yang digelar Polda Jabar, Kamis (25/2/2016) di Lapangan Upacara Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung. Peragaan yang disaksikan langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto, para pejabat utama Polda Jabar, para peserta Rapim Polda Jabar serta segenap anggota Mapolda Jabar tersebut digelar dalam rangka Rapimda TNI-Polri Provinsi Jawa Barat 2016.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Hadirkan To The POIN Festival

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar …