Persib Bandung Depak Marko Krasic

Marko Krasic

Marko Krasic

POJOKBANDUNG.com, PERSIB- Penampilan yang tidak kunjung berkembang dari gelandang Marko Krasic membuat pemain asal Serbia ini harus terdepak dari skuad Persib Bandung. Hal itu diungkapkan manajer Persib Umuh Muchtar di Bandara Husein Sastranegara saat kedatangan tim dari Bali, Rabu (24/2).


“Saya udah bilang dari kemarin karena kemarin kan uji coba aja karena biar gak kecewa tetap dicoret sama saya. Saya udah bilang dan Dejan (pelatih Persib) juga sudah menerima,” ucapnya.

Dengan dicoretnya adik sepupu gelandang Juventus Milo Krasic ini, tim langsung berburu pengganti. Umuh mengatakan pemain itu akan segera merapat bersama tim kebanggaan bobotoh ini.

“Sudah Insya Allah. makanya kita harus segera dan kalau kualitas seperti ini dengan kualitas pelatih sebagus apapun juga maaf-maaf ya kita tidak akan jadi juara. Kan harus mempertahankan tren juara makanya jangan asal-asalan ya kalau asal-asalan udah aja semua yang ada di kita,” katanya.

Umuh menuturkan, pengganti Krasic kemungkinan ada dua pemain. Dimana pemain tersebut satu pemain lokal dan satu pemain asing. “Tunggu aja nanti ya. Sebetulnya saya mengharapkan yang lokal juga ya, yang dari Papua, tapi saya nunggu jadi kalau kita masalah ini juga selalu diperhitungkan ya jadi jangan sampai nanti rusak gitu kan,” ujarnya.

Marko Krasic sendiri mengaku belum bisa memberikan penampilan terbaiknya saat berkostum Persib. Ia menuturkan terkendala dengan masalah adaptasi. “Saya belum bisa bermain dalam level tertinggi karena adaptasi, tapi tim kami bermain baik dalam turnamen,” ucap Krasic di Mess Persib.

Ia baru bergabung dengan Persib sekitar dua pekan. Waktu tersebut menurutnya belum cukup untuk mengenal situasi tim. Terlebih perbedaan cuaca yang sangat kentara di Indonesia dan tempat asalnya.

“Kita baru dua minggu bersama-sama, bermain dengan teman-teman baru, pelatih baru, itu normal bila kita berada di tempat kedua. Awalnya (Cuaca) sangat menyulitkan di dua minggu terakhir, tapi sekarang sedikit demi sedikit bisa beradaptasi, dalam pertandingan pun teman-teman membantu saya,” ujar pemain 30 tahun itu.

Untuk membuktikan kualitasnya dia akan terus berlatih dengan keras dan memperbaiki kekurangannya selama berlaga di Bali Island Cup. (pra)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …