Tiga Penyeroyok Anak Punk Hingga Tewas di Gedebage, Diciduk

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap anak punk yang terjadi di perempatan Gedebage, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung pada Rabu (17/2).


Korban Dian Wahyudi alias Unen, meninggal setelah sebelumnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujungberung, Jalan Rumah Sakit, Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol AR. Yoyol, melalui Kapolsek Cinambo, Kompol Eko Listiono, mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, pihak kepolisian melakukan penyelidikan kasus meninggalnya Unen. Polisi mendapat keterangan dari saksi jika pelaku pengeroyokan ialah E, A dan O.

“Mereka masih satu kelompok pengamen di kawasan perempatan Gedebage,” ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (22/2/2016).

Eko mengatakan, keduanya ditangkap dengan waktu yang berbeda. Awalnya, pada Jumat (19/2) polisi menangkap E dan A di kediamannya di kawasan Rancameong, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo.

“Setelah itu, hari Minggunya, O menyerahkan diri ke Polsek Cinambo dan mengakui perbuatannya ikut mengeroyok korban,” katanya.

Ia mengatakan, kejadian pengeroyokan itu berawal saat keempatnya mengamen di perempatan Gedebage. Saat beristirahat, E memainkan handphone miliknya.

“Tiba-tiba korban (Unen) datang dan tanpa seijin dari E, korban mengambil handphone E,” katanya.

Menurutnya, Unen mencoba meminjam handphone milik E. Namun, E menolak lantaran handphone tersebut bukan miliknya. Tak lama kemudian, datang A yang juga meminta agar Unen mengembalikan handphone milik E.

“Tapi, tiba-tiba pelaku A memukul korban dengan jimbe dari arah belakang diikuti oleh E dan O menggunakan tangan dan kakinya hingga korban terjatuh dengan posisi badan telungkup,” katanya.

Akibat pengeroyokan itu, Unen pun tak berdaya. Bahkan, darah keluar dari kepala korban. Melihat hal itu, ketiganya angkat kaki dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Polisi langsung ke TKP, melihat kondisinya masih hidup, kami bawa ke RSUD Ujungberung. Namun, pukul 05.30, korban tak selamat,” katanya.

Atas tindakan yang dilakukan, ketiganya harus mendekam di Mapolrestabes Bandung. Ketiganya diganjar Pasal 170 KUHP dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara. (cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …