Program Sabermas Tak Matang, Anggaran Rp 1 M Hanya Terpakai Rp 600 Juta

Waras Wasisto

Waras Wasisto

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Proyek pembangunan MCK pada kegiatan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sabermas) direspons dewan. Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Waras Wasisto menilai, program pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melalui Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) Provinsi Jabar itu tidak matang.

Tak heran, Ketua Fraksi PDIP ini meminta Pemprov Jabar bisa lebih matang dalam menyusun program pembangunan. Hal ini penting agar pembangunan yang dijalankan bisa dirasakan baik oleh masyarakat.
Pernyataan Waras ini dibenarkan sumber yang layak dipercaya. Sumber yang ditemui koran ini kemarin, membeberkan bahwa proyek miliaran rupiah tersebut hanya menghabiskan anggaran sekitar Rp 600 juta, sementara total anggaran sebesar 1.056.837.100. Jadi empat MCK yang dibangun tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 264 juta per MCK.

Tak heran bila Waras menilai proyek yang berlangsung 2014 ini dilakukan tanpa perencanaan matang. Menurut Waras, program itu muncul tiba-tiba setelah adanya evaluasi APBD dari Kementerian Dalam Negeri. “Itu muncul untuk memenuhi pembangunan di bidang kesehatan 10 persen,” kata Waras di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa (23/2).

Waras menilai, program sanitasi ini tidak melalui usulan dari dari bawah. Sehingga, tidak mengherankan jika program ini kurang disambut baik oleh pemerintah daerah. Meski tidak menyebut nilai, menurut Waras, program sanitasi ini hanya terlaksana 40 persen saja.
“Sisanya dikembalikan lagi oleh daerah ke provinsi. Kabupaten/kota tidak mau menjalankannya, karena takut dan tidak sesuai rencana,” kata Waras.
Beruntung, lanjutnya, pada tahun ini program tersebut tidak dilakukan kembali. “Makanya harus direncanakan sebaik mungkin,” ucapnya.

Jika melalui rencana yang matang, program tersebut bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. “Coba dikaji lagi dengan baik, program ini harus muncul dari bawah, sesuai permintaan masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, proyek unggulan Pemprov Jabar ini adalah proyek gagal dan berpotensi merugikan keuangan negara. Di beberapa desa di Kecamatan Pacet, proyek yang dikerjakan oleh CV Berlian Jaya beralamat Jl RE Martadinata No 98 Kel Maleber Kab Ciamis terlihat asal-asalan.
Ditemui terpisah, Bakiudin staf teknis Diskimrum Jabar menjelaskan, luas MCK bervariasi sesuai lahan yang disediakan desa. Untuk bangunan MCK 2014 ada 11 MCK, yaitu Desa Mandalahaji 5 MCK, Sukarame 4 MCK dan Tanjungwangi 2 MCK.

“Secara kontraktual laporan serah terima kegiatan 100 persen dari kontraktor pelaksana pembangunan Sabermas Desa Sukarame tanggal 12 Desember 2014, Desa Mandalahaji tanggal 24 Desember 2014 dan Desa Tanjungwangi tanggal 24 Desember 2014,” terang Bakiudin. (agp)

Loading...

loading...

Feeds