Pemerintah Targetkan Indonesia Bebas Prostitusi 2019

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Genderang perang untuk memerangi bisnis prostitusi telah ditabuh OLEH pemerintah. Pemerintah akan menutup semua tempat prostitusi atau lokalisasi yang ada di Indonesia. Ditargetkan, 2019, Indonesia bebas lokalisasi.


Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawangsa menyampaikan, target itu bukan sekedar isapan jempol semata. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala daerah dan dinas sosial setempat untuk memuluskan rencana tersebut. “Ini komitmen kita bersama. Jadi bukan Kemensos sendiri,” tuturnya.

Khofifah menuturkan, semuanya sudah on the track. Pihaknya sudah menerima surat dari kepala daerah terkait rencana mereka untuk segera mengeksekusi lokalisasi di wilayahnya. Salah satu surat yang diterima berasal dari Pemerintah Jawa Timur (Jatim) terkait lokalisasi di Mojokerto.

Dari data Kementerian Sosial (Kemensos), sudah 68 lokalisasi yang ditutup sejak 2012. Ada 8 ribu eks pekerja seks komersial (PSK) yang “diselamatkan” dari bisnis haram tersebut. Diakuinya, pekerjaan ini tentu masih panjang.

Masih ada sekitar 100 lokalisasi lain yang ditargetkan ditutup hingga 2019 mendatang. ”Kan ini bukan sekedar menutup ya. Tapi harus difikirkan juga nasib mereka (eks PSK) sendiri bagaimana,” tutur mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Terkait hal ini, Khofifah mengaku sudah mengantongi strategi. Bagi psk yang bukan dari wilayah setempat, akan ditampung terlebih dahulu di panti Kemensos. Mereka akan diberikan pelatihan keterampilan serta pendampingan rohani.  Tujuannya, agar mereka siap kembali terjun ke masyarakat tanpa harus kembali ke jalan yang salah.

”Kita siapkan pula konselor, layanan kesehatan juga ada karena banyak dari mereka yang sudah terserang penyakit menular seksual ya,” paparnya.

Diakuinya, penutupan ini memang tidak bisa menjamin Indonesia bisa bebas prostitusi. Sebab, pelaku pasti mencari jalan lain untuk bisa meneruskan bisnisnya. Salah satunya melalui onlline. Hal ini yang diharapkan bisa turut menjadi perhatian Kementerian/ lembaga lain.

”Kalau pindah ke hotel lalu melalui onlline, kita gak bisa razia. Karenanya, kami minta Kementerian Kominfo dan kepolisian untuk bisa bekerja sama,” ungkapnya. (mia)

Loading...

loading...

Feeds

Gelaran The NextDev, Lanjutkan Inovasi Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut dilakukan dalam kegiatan …