Duh… Longsor Tutup Akses Jalan Menuju 6 Desa di KBB

 


POJOKBANDUNG.com, CILILIN–Akibat hujan deras Selasa dini hari (23/2/2016) kemarin, membuat tebing tanah longsor hingga menyebabkan akses jalan kabupaten yang menghubungkan dua kecamatan menuju enam desa, di RW10/RT1 Kampung Bonceret, Desa Rancasenggang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, tertutup. Longsor tersebut tidak menelan korban jiwa.

Dari pantauan di lokasi Selasa (23/2), longsor tersebut, telah memutus akses jalan yang biasa di lalui oleh warga dari enam desa yakni, Desa Cikadu, Desa Rancasengang, Desa Wening Galih, Desa Cimanggu, Desa Bunigara dan Desa Wangun Sari yang berada di dua kecamatan, kecamatan Sindang Kerta dan Kecamatan Cililin.

Berdasarkan pantauan, lahan warga di sisi jalan yang longsor hingga setinggi 5 meter tersebut selain menutupi jalan Ciminyak Bonjot sepanjang 50 meter dengan lebar tiga meter, juga membuat tiang listrik roboh dan terputus. Kondisi ini, mengharuskan warga berjalan kaki apabila ingin melewati jalan tersebut.

Menurut salah seorang warga, Opan Sopani (61), sebelumnya hujan besar sudah mengguyur daerah tersebut dari pukul 07.00 Senin malam hari hingga Selasa dini hari. Akibatnya, tanah tergerus oleh air di sisi bahu jalan yang membuat bagian bawah tanah menjadi labil sehingga menyebabkan longsor.

“Jadi dari kemarin malam juga aliran air di jalan itu sudah deras membuat susah untuk dilalui, karena selokan kecil dan derasnya air membuat bagian bawah tanah setinggi 10 meter tersebut tergerus, sehingga membuat tanah longsor menutupi jalan,” tutur Opan saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (23/2).

Menurut Sekretaris Desa Rancapanggung Dani Tohar, longsor tersebut juga menbuat aliran listrik tegangan menengah terputus akibat longsor tanah yang merobohkan tiang listrik.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan alat loader pun sudah ada tinggal menunggu nanti akan dibersihkan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, warga sekitar yang hendak mempergunakan akses jalan tersebut, terpaksa harus memutar dulu sejauh lima kilometer untuk sampai ke jalan raya Cililin.

“Ada jalan alternatif hanya jauh dan harus memutar serta jalannya yang susah dilewati karena rusak, karena itu warga lebih sering memilih jalan ini,” ungkapnya.

Selain itu, untuk proses evakuasi longsor sendiri, hingga pukul 14.00 WIB masih terus berlangsung yang diperkirakan tidak akan selesai dalam sehari. Petugas dengan menggunakan satu unit loader dan satu unit truk pemadam kebakaran serta bantuan masyarakat sekitar masih terus berusaha membersihkan tanah longsoran yang menimbun badan jalan. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

BP JAMSOSTEK Sambut Bulan K3 Nasional

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Indonesia memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional pada tanggal 12 Januari sampai dengan 12 Februari setiap tahunnya. …

Sajian Makan Siang Murah Meriah ala Hotel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Istirahat makan siang menjadi momen yang paling ditunggu, terutama oleh para karyawan perkantoran. Namun waktu yang terbatas, …