Sekarang, Belanja di Supermarket, Kantong Plastiknya Harus Bayar

ilustrasi kantong plastik

ilustrasi kantong plastik

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Warga Bandung tak usah kaget dan heran, ketika belanja di supermarket sekarang kantong plastiknya tidak gratis.


Soalnya, program kantong plastik dari Kementrian Lingkungan Hidup mulai diberlakukan sejak hari ini.

“Sekarang kita berlakukan dulu Rp200, nanti Juni akan kita evaluasi, kalau tidak masalah akan kita naikkan harganya,” ujar Walikota Bandung, Ridwan kamil kepada wartawan, Minggu (21/2).

Menurut Ridwan Kamil, kota Bandung sendiri sekarang sudah memiliki Peraturan Daerah No 17 tahun 2012, tentang pengurangan kantong plastik.

“Kota Bandung satu-satunya yang memiliki perda ini. Jadi bisa dibilang kita selangkah lebih maju dibanding kota lain,” papar Ridwan Kamil.

Saat ini kata Ridwan Kamil yang penting adalah edukasi kepada masyarakat. Agar masyarakat mau mengurangi penggunaan kantong plastik.

“Jadi seperti dulu, kita bawa tas sendiri dari rumah kalau mau belanja,” tambahnya.

Ridwan Kamil berharap biaya pembuatan kantong plastik bisa dialihkan menjadi dana CSR.
Dengan estimasi, dari satu brand saja hampir Rp100 miliar per tahun untuk biaya produksi kantong plastik. Jika dikalikan berapa brand dari berapa minimarket bisa mencapai Rp300- Rp400 miliar setahun dalam memproduksi kantong plastik.

“Kan kalau diubah dana itu untuk masyarakat, untuk sosial, CSR itu kan lebih baik daripada memanjakan konsumen dari kantong plastik,” katanya.

Ke depan, lanjut Ridwan Kamil, di Kota Bandung, akan ada pabrik recycle dari plastik menjadi kantong plastik lagi. Meski itu baru sekadar visi, namun menurut Ridwan Kamil lahan untuk pabrik tersebut sudah ada.

“Inspirasinya dari Jepeng. Mudah-mudahan bisa menjadi pendorong,” harapnya.

Pembangunan pabrik ini, lanjut Ridwan Kamil, diharapkan bisa dilaksanakan pada 2017. Ini merupakan program penting, mengingat dari 1.500 ton sampah setiap harinya, mayoritas merupakan kantong plastik.

“Kantong plastik juga menjadi penyebab terbesar banjir yang terjadi di Kota Bandung,” tegasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds