Pergeseran Gerbang Tol Padalarang Dikhawatirkan Tambah Kemacetan

Gerbang tol padalarang

Gerbang tol padalarang

 


POJOKBANDUNG.com, PADALARANG–Pergeseran gerbang Tol Padalarang dari lokasi yang sekarang dikhawatirkan menmbah kemacetan yang lebih parah di simpang Padalarang, lantaran lokasinya semakin dekat dengan perempatan antara jalan masuk ke Kota Baru Parahyangan, Jalan Raya Padalarang baik dari arah Cimareme maupun Cianjur.

Kondisi sekarang saja, pada jam-jam tertentu perempatan yang menjadi akses kendaraan yang keluar dari gerbang tol menjadi simpul kemacetan di ruas Jalan Raya Padalarang.

Pantauan di lapangan pergeseran gerbang tol ke arah Jalan Raya Padalarang sudah memasuki tahap pembangunan. Rangka besi sudah terpasang di sebelah utara badan jalan tol. Menurut salah seorang pekerja, pengerjaan rangka besi sudah berlangsung lebih dari dua minggu.

“Pengerjaannya secara bertahap, setelah beres gerbang yang sekarang dikerjakan nanti dilanjutkan ke sebelahnya,” kata salah seorang pekerja tersebut, Minggu (21/2/2016) siang.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bandung Barat, Agus Gusmana mengaku tak pernah diajak koordinasi ikhwal pergeseran pintu tol ini, justru dia mengetahui pergeseran gerbang tol ini setelah rangka besi atap pintu tol sudah terpasang.

“Sama sekali tidak ada koordinasi dengan Pemkab Bandung Barat maupun Polres Cimahi. Alangkah lebih baiknya jika sebelum membangun gerbang tol yang baru, terlebih dahulu koordinasikan dengan instansi di daerah,” kata Kepala Dishubkominfo, Agus Gusmana, di Ngamprah, Minggu (21/2/2016).

Dia menerangkan, menggeser gerbang tol bisa menambah kemacetan di ruas jalan protokol. Pasalnya, kendaraan yang keluar tol bisa cepat sampai di perempatan Jalan Raya Padalarang.

Forum Komunikasi Lalu Lintas Kabupaten Bandung Barat yang beranggotakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), Bappeda, Dinas Bina Marga, Polres Cimahi, sampai unsur Muspika Padalarang rencananya akan menggelar rapat.

”Persoalan ini cukup serius karena menyangkut lalu lintas di Jalan Raya Padalarang. Hasil dari pertemuan ini akan kita sampaikan kepada Jasa Marga selaku pengelola Tol Purbaleunyi,” ucapnya.

Menurutnya, menggeser gerbang tol bisa menambah kemacetan di ruas jalan protokol. Pasalnya, kendaraan yang keluar tol bisa cepat sampai di perempatan Jalan Raya Padalarang.

”Disamping itu, jika terjadi sesuatu di dalam tol bisa saja menimbulkan antrian kendaraan yang hendak masuk pintu tol hingga mengular ke jalan protokol,”ujarnya.

Dia menjelaskan, bisa saja dengan menggeser gerbang tol, kemacetan yang ditimbulkan antrian kendaraan yang hendak keluar gerbang tol jadi teratasi, namun justru akan menambah kemacetan di jalan protokol.

“Jalan protokol juga harus dipikirkan, jangan sampai pemindahan pintu gerbang mencairkan dalam tol, namun tersendat saat masuk jalan utama,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …