Pos Indonesia Bergerak 2016, “Berempati dan Berbakti”

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– PT Pos Indonesia (Persero) terus melakukan berbagai upaya teladan dalam melakukan transformasi untuk menjadi yang terbaik dalam layanan mail dan logistik nasional.

Sikap keteladanan itu tercermin dalam aksi Pos Indonesia Bergerak 2016 yang akan berlangsung besok, Minggu (21/2/2016), secara serentak baik di kantor pusat, kantor regional dan UPT. Seluruh karyawan Pos Indonesia ditantang untuk bisa berpartisipasi secara aktif untuk menjaga kebersihan, memilah sampah kantor, serta berbagi dengan para petugas kebersihan.

Terdapat empat tantangan yang bisa dipilih untuk dilakukan sesuai dengan tema acara yakni “Berempati dan Berbakti” ini. Yaitu pertama, Aksi Bersih Tanda Peduli yakni membuat acara bersih-bersih di Kantor Pos dan melakukan pilah sampah. Kedua, Memilah dan Mendulang Arti yakni mengumpulkan dan memilih sampah untuk dijual hingga minimal mendapatkan pemasukan Rp25.000.

Kemudian ketiga, Berbagi Senyum dan Cerita Pagi, yakni mengikuti aktivitas para petugas kebersihan di pagi hari, serta ke empat, Silaturahmi Membuka Hati yakni mengundang petugas kebersihan datang ke kantor untuk berbagi cerita suka dan duka selama menjadi petugas kebersihan.

“Karyawan Pos harus mampu menunjukkan bahwa dirinya adalah teladan bagi Bangsa Indonesia. Untuk itu, Pos Indonesia menginisiasi Pos Indonesia Bergerak, sebuah bentuk aktivitas sosial internal dari Pos Indonesia untuk mengoptimalkan berbagai bentuk kegiatan employee engagement sehingga mampu memberikan dampak positif secara lebih luas,” ujar Dirut PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W Setijono di Bandung.

Puncak acara Pos Indonesia Bergerak 2016 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional di tanggal 21 Februari 2016. Seluruh keluarga besar Pos Indonesia akan turun ke jalan untuk membersihkan jalan sebagai bentuk empati kepada para petugas kebersihan. Kegiatan ini juga menjadi dukungan Pos Indonesia terhadap gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020.

Dalam kesempatan ini Pos Indonesia juga menanam 2.500 tanaman ‘ki hujan emas’ di kawasan Alun Alun Bandung. “Pos Indonesia harus bisa menjadi bagian dari yang membuat anak bangsa ini bangga menjadi orang Indonesia. Pos Indonesia, sebagai miniatur Indonesia, menjadi teladan bagi Indonesia. Inilah esensi dari Pos Indonesia Bergerak. Lewat empati, kita bangun semangat untuk berkontribusi. Dimulai dari diri sendiri dan harapannya bakal menjadi transformasi Pos Indonesia untuk masa depan,” ungkap Gilarsi.

Ia mengatakan ada keterikatan antara kegiatan hari ini, dimana karyawan Pos dapat lebih dekat dengan masyarakat sehingga layanan pos juga akan semakin akrab dengan masyarakat.

Menurut Gilarsi, di usianya yang hampir menginjak 270 tahun, Pos Indonesia mulai mengembangkan layanan demi menuju relevansi terbaru, yaitu tidak hanya mail-oriented
tetapi menjadi logistic-oriented. (*/nto)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …