Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bandung Sebut LGBT Penyakit Berbahaya

Demo aktivis pemuda dan mahasiwa Bandung menolak LGBT (Khairizal Maris)

Demo aktivis pemuda dan mahasiwa Bandung menolak LGBT (Khairizal Maris)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bandung Raya itu menganggap lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) seperti penyakit yang berbahaya. Sebab LGBT membahayakan kesehatan, merusak moral, dan mengancam kelangsungan generasi.


Koordinator Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bandung Raya, Mashun Sofyan, menyebut, kegiatan LGBT sangat meresahkan terutama bagi orang tua yang memiliki anak-anak di bawah umur. Terbukti, sejumlah kasus sodomi yang korbannya anak di bawah umur terkuak di Jabar. Baru-baru ini, pendangdut laki-laki ternama pun turut dibekuk lantaran mencabuli seorang anak laki-laki berusia 17 tahun.

“LGBT merupakan penyimpangan seksual yang tidak boleh dibiarkan berkembang. Apalagi dikampanyekan untuk berkembang di tengah masyarakat,” kata Mashun kepada wartawan di Bandung Indah Plasa, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (19/2/2016).

Mashun menyebut, LGBT lahir dari ide kebebasan dan HAM yang lahir dari paham sekulerisme. Menurutnya, sekulerisme merupakan keyakinan dan paham yang memisahkan persoalan agama dan persoalan kehidupan. Namun melalui ide tersebut, semua perilaku menyimpang berkembang dan diterima ditengah masyarakat.

“Ide-ide seperti itu merupakan jalan yang akan menghancurkan masyarakat khususnya kaum muslimin. Kehancuran peradaban barat yang berdiri di atas ide kebebasan dan HAM bisa disaksikan secara jelas serta harus diambil menjadi sebuah pelajaran,” ujar Mashun.

Mashun pun mendesak, pemerintah selaku pemegang otoritas harus segera memikirkan Ide pencegahan tentang menyebar dan menularnya LGBT di tengah masyarakat saat ini. Ia pun menyebut, pihaknya tak mendukung semua aktivitas LGBT di Indonesia apapun alasan dan bentuknya.

“Kami ingin memberikan masukan juga kepada Walikota Bandung, Ridwan kamil, juga untuk melarang kegiatan LGBT yang sifatnya privat. Karena sebelumnya beliau melarang kampanye LGBT tapi membolehkan kegiatan privat,” ujar Mashun. (cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Libur Natal-Tahun Baru Dipangkas 3 Hari

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) akhirnya jadi dipangkas. Pemerintah memutuskan mengurangi jatah libur Nataru selama …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …