Ratusan Warga Empat Desa Sampaikan Uneg-uneg Terkait Proyek Kereta Cepat

proyek kereta cepat jakarta bandung

proyek kereta cepat jakarta bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – PT Kereta Cepat Indonesia Cina bersama dengan PT Perkebunan Nasional (PTPN) VIII memberikan sosialisasi kepada perwakilan warga yang terdampak proses pembangunan proyek kereta api cepat di Hotel Garden Permata, Jalan Leumah Neundeut, Kota Bandung, Kamis (18/2/2016).


Sebanyak 200 warga yang merupakan perwakilan dari empat desa dari satu kecamatan Kota Cimahi, 19 desa dari 7 kecamatan Kota dan Kabupaten Bandung, 16 desa dari kecamatan di Kabupaten Purwakarta, dan 17 desa dari 4 kecamatan asal Kabupaten Bandung Barat menyampaikan uneg-uneg terkait pembangunan kereta cepat yang melintasi daerah mereka.

“Sosialisasi ini merupakan komitmen kami bahwa proyek kereta cepat ini harus dijalankan bersama rakyat,” kata Direktur PT KCIC, Hanggoro Budi Wiryawan didampingi Direktur PTPN Panglejar, Dadi Sunardi.

Menurutnya, pihaknya tidak top down tapi ingin berjalan bersama masyarakat. Masyarakat, kata Hanggoro, dapat menyampaikan aspirasinya, sementara KCIC menyampaikan programnya.

Mayoritas masyarakat, kata Hanggoro, mengkhawatirkan dampak lingkungan dan sosial yang terjadi dalam proses pembangunan dan pasca pembangunan kereta api cepat tersebut serta munculnya aksi-aksi premanisme.

“Saat audiens saat itu prinsipnya mayoritas masyarakat mendukung. Kami berupaya agar kekhawatiran masyarakat tidak terjadi dan berharap saat proses pembangunan masyarakat mendapat manfaat yang lebih dan dapat meningkatkan kesejahteraan, dan pengurangan pengangguran,” ujar Hanggoro.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds