Di Depan Ribuan Warganya, Dadang Naser Ogah Janji Muluk

Sertijab Bupati Bandung

Sertijab Bupati Bandung

POJOKBANDUNG.com, SOREANG– Ribuan warga Kabupaten Bandung menyaksikan secara langsung proses serah terima jabatan Bupati Bandung dari Penjabat Bupati, di Balerame Soreang, Kamis (18/2).


Setelah resmi dilantik pada Rabu (17/2) lalu dan serah terima jabatan, Dadang Naser akan segera menggelar rapat dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membicarakan berbagai rencana pembangunan.

“Besok lusa saya akan ikut rapat dengan provinsi terkait Rute dan stasiun kereta api cepat, dan pembangunan tol Tegalluar-Majalaya,” tutur Dadang.

Di Tegalluar sendiri, kata Dadang, terdapat lahan seluas 420 hektare untuk pmebangunan sarana stasiun kereta api cepat. Sebanyak 10 persen lahan tersebut, diharuskan dibangun untuk danau retensi pengendali banjir.

“Jadi sepanjang tol Tegalluar-Majalaya, akan dbuat danau, selain untuk keindahan, fungsinya juga untuk pengendali banjir,”katanya.

Selain itu, dia juga berjanji akan menuntaskan berbagai permasalahan banjir. Penanganan banjir ini, katanya, terus dilakukan di berbagai wilayah di Kabupaten Bandung. Penanganan banjir di kawasan timur pun, katanya, harus mengikutsertakan Pemerintah Kabupaten Sumedang sebagai pemilik kawasan hulunya.

“Kerusakan lingkungan di hulu mulai kami atasi sehingga kini banjir tidak berdampak besar, tapi masih ada. Kami meminta Perhutani dan PTPN sebagai pemilik lahan hutan dan perkebunan untuk menjaga kawasannya, jangan sampai ditanami sayuran. Cukup saja bekerja sama dengan warga untuk menanam kopi,” katanya.

Penyelenggaraan PON 2016 yang tinggal beberapa bulan lagi, katanya, dimanfaatkannya untuk membina industri-industri kreatif di Kabupaten Bandung supaya bisa memicu pertumbuhan ekonomi pada event nasional tersebut. Pembangunan Tol Soreang-Pasirkoja pun, katanya, terus diakselerasikan.

“Saya tidak akan muluk-muluk membuat janji, cukup melanjutkan yang periode sebelumnya. Infrastruktur yang 90 persen sudah mantap ditingkatkan lagi, juga peningkatan SDM, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan desa. Yang paling berat saat ini masalah sampah dan lingkungan. Harus ditangani lebih baik,” tandasnya. (mld)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …