Duh… Pemulung Tewas Berlumuran Darah di Trotoar Dekat Flyover Pasupati

Ilustrasi

Ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Seorang pemulung tunawisma dilaporkan meninggal akibat korban penganiayaan di trotoar Jalan Prambudimuntur depan rumah No.6 Bandung, Rabu (17/2/2016).

Korban yang biasa tinggal di bawah jembatan Pasupati di seberang TKP, belum diketahui namanya (Mr X) meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Salah seorang saksi yang bekerja menjadi Security Resto, AR (35) menerangkan, sekitar pukul 05.00 Wib ada anggota lantas Aiptu Gunawan dan warga yang memberitahukan ada orang yang tergeletak berlumuran darah di trotoar Jalan Pambudimuntur Depan Rumah No 6.

“Saksi langsung melihat korban tergeletak dengan posisi telungkup dan berlumuran darah. Saksi mengetahui korban sehari-hari tinggal di bawah jembatan Pasupati dekat saksi bekerja,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulityo Pudjo Hartono, di Mapolda Jabar, Rabu (17/2/2016).

Saksi kedua, seorang jurusapu PDK Kota Bandung, AS (35), tinggal di Jalan Astana Anyar belakang Gg.Pasar No.164 RT09/RW04 kelurahan Nyengseret Kota Bandung menerangkan, sekitar pukul 05.00 Wib ia melihat korban sudah tergeletak dengan posisi telungkup namun tidak melihat korban berdarah karena cuaca yang masih gelap.

“Saksi kedua melihat barang rongsokan korban berserakan, ada dua orang pemulung, usia 45 dan 20 tahun yang sedang mencari rongsokan, salah seorang diantara mereka menunjuk korban yang sedang telungkup dan seorang lagi membereskan barang rongsokannya,” ungkapnya.

AS mengatakan, salah seorang temannya yang pemulung tersebut ingin melaporkan ke polisi tapi takut karena tidak memiliki identitas hingga akhirnya kedua pemulung tersebut pergi berpencar.

“Kondisi korban saat ini mengalami luka yang diduga akibat benda tajam di dada kiri dan punggung kanan, anggota polisi yang mendapatkan informasi langsung mendatangi TKP, kemudian membawa korban ke RSHS, mengamankan barang bukti yang ada di TKP, olah TKP dengan Inafis Polrestabes Bandung, kepolisian juga mengumpulkan saksi sebanyak 6 orang dan sedang dimintai keterangannya. Kami juga sedang mencari CCTV untuk membantu olah TKP,” pungkasnya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Daya Beli Jadi Isu Utama Pemulihan Ekonomi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Kota Bandung, Eric M. Attauriq menyatakan sudah menyiapkan sejumlah strategis untuk kembali mendongkrak …

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …