Innalillahi, Kades di Cililin KBB Tewas Kesetrum

ilustrasi

ilustrasi

 


POJOKBANDUNG.com, CILILIN–Kepala Desa Karang Anyar Kecamatan Cililin, Amin, 47, tewas tersengat aliran listrik saat terjadi kebakaran di salah satu rumah warga di Kampung Sarogalang RT 01/03 Desa Karang Anyar, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (14/02) sore.

Kejadian berawal saat korban bersama warga sedang membantu memadamkan kebakaran di salah satu rumah warga bernama Ma’ah, 72, seorang janda tua. Saat itu, korban secara tidak sengaja menarik sebuah kabel listrik yang masih bertegangan, sementara pembungkusnya sudah terkelupas karena terbakar. Akibatnya, korban pun tersengat aliran listrik.

Kapolresta Cimahi, Ade Ary Syam Indradi mengatakan, meninggalnya korban saat terjadi kebakaran sekitar pukul 17.30 WIB.

“Korban menarik kabel listrik yang telah terputus dari dudukan Kwh sementara kabelnya terkelupas bungkusnya karena terbakar, akibatnya korban ke setrum sampai jatuh ke pohon pisang,” beber Ade kepada wartawan, Selasa (16/2).

Ade mengatakan, korban yang telah tersengat aliran listrik, saat itu sebelum meninggal masih sempat menghubungi pihak PLN untuk mematikan aliran listrik ke rumah warga yang terbakar. Namun, kepada istri dan dua orang warga yang masih berada di tempat kejadian yakni Saehudin dan Gandi, korban mengaku sakit dada dan merasakan dingin di daerah bagian tangannya. Saat itu, korban pun langsung diajak ke rumah sakit.

“Korban saat itu langsung di ajak ke rumah sakit oleh saudara Saehudin, sebelumnya korban menjawab ‘ayo tapi salat magrib dulu’, setelah selesai salat magrib korban dibawa menuju ke rumah sakit Cililin,” katanya.

Menurut Saehudin, turur Ade, korban sebelumnya sempat bercanda dengan sopir di perjalanan menuju rumah sakit. Namun, setelah kira-kira 2 kilometer di perjalanan, tubuh korban dua kali mengalami gerakan lalu kemudian pingsan tak bicara. Saat tiba di rumah sakit dan langsung dilakukan pemeriksaan, ternyata korban telah meninggal dunia.

“Sampai ke RSUD Cililin sekitar pukul 19.00 WIB, korban langsung dibawa ke ruang pemeriksaan setelah diperiksa oleh dokter, tèrnyata korban sudah meninggal,” ungkapnya.

Sementara kebakaran sendiri, kata Ade, berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.45 WIB oleh petugas Damkar (Pemadam Kebakaran) dengan menurunkan satu unit kendaraan Damkar yang dibantu warga. Kebakaran diduga akibat api yang menjalar dari sebuah tungku yang ditinggalkan oleh pemiliknya.

“Kebakaran diduga akibat tunggku saat merebus jagung yang ditinggalkan oleh pemiliknya dengan pergi ke rumah anaknya yang tidak jauh dari lokasi kebakaran,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds