Polisi Bantah Lamban Tangani Kasus Penusukan Taruna Akmil

AKBP M Ngajib

AKBP M Ngajib

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Mohamad Ngajib, membantah lamban dalam menangani kasus penusukan hingga menewaskan Andik Wahyu (21) ‎Taruna Akademi Militer Angkatan Udara Yogyakarta, dua tahun silam.


“Kami telah melakukan penyelidikan sesuai prosedur bahkan telah bekerja sama dengan Skogar untuk mengungkap kasus ini,” kata Ngajib kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa Bandung, Senin (15/2/2016).

Dikatakan Ngajib, salah satu kendala yang dihadapi pihak kepolisian adalah minimnya saksi sehingga kesulitan mengungkap kasus ini. Menurutnya, beberapa pelaku kejahatan yang ditangkap Polrestabes Bandung setelah dikroscek ke saksi kunci ternyata bukanlah pelaku pembunuh Andik.

“Bahkan beberapa kali tes DNA yang dilakukan pada seorang terduga pelaku yakni A, tidak cocok dengan yang menempel pada jenazah korban.” ungkap Ngajib.

Ngajib juga mengungkapkan pihaknya beberapa kali hendak melakukan rekonstruksi kasus di tempat kejadian perkara namun selalu ditolak orang tua korban dengan alasan saksi kunci masih trauma. Ia membantah adanya intervensi atas kasus tewasnya Andik. Ngajib juga membantah terduga pelaku A adalah anak seorang perwira polisi.

“A bukan pelakunya, sudah dilakukan kroscek, dia juga bukan anak pejabat polisi,” tandasnya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …