Bangunan Proyek Sabermas Diskimrum Jabar Mulai Rusak dan Kotor

DISKIMRUM

DISKIMRUM

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Proyek Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sabermas) akhirnya bersambut. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dr Ir Asep Supriatna, angkat bicara.

Hanya saja, jawaban yang dituangkan dalam surat jawaban bernomor No.487/258/KIM tertanggal 9 Februari 2016 kepada koran ini, Asep tidak merincikan secara detail mengenai luas mandi, cuci, dan kakus (MCK) komunal, tetapi hanya harga per meter saja.

Selain itu, tidak ada bantahan keterangan Asep kasi pembangunan Desa Sukarame tentang anggaran Rp.1.056.837.100, hanya membangun empat MCK. Bahkan, terdapat kesimpangsiuran informasi yang disampaikan. Misalnya pembangunan (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) seluas 255 m2 dengan harga terkontrak Rp 1.145.000/m2, yang di lapangan bangunan selesai dikerjakan 2015, bukan seperti disampaikan Asep bahwa seluruh bangunan selesai pada 24 Desember 2014.

Seperti diketahui proyek unggulan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar ini dinilai gagal yang berpotensi merugikan keuangan negara.Dari aspek perencanaan yang dilakukan konsultas PT Silconadilaras dan konsultan pengawas PT Reka Cipta Bina Semesta patut dipertanyakan, karena masyarakat desa yang terkena dampak pembangunan tidak mengetahui sumber dana dan pelaksana.
Wartawan media ini menemukaan di beberapa desa di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, yang dikerjakan oleh CV Berlian Jaya yang beralamat di Kelurahan Maleber, Kabupaten Ciamis ini, hasil pekerjaan asal-asalan.

Hasil penelusuran di lapangan, pembangunan pengelolaan sampah di Kampung Pasirkondang, Desa Mandalahaji, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung kondisinya sangat memprihatinkan, karena sampai 24 Januari lalu bangunan tersebut tidak berfungsi. Selain itu bangunannya sudah banyak yang rusak dan kotor.

Dadang, warga setempat, membeberkan, tempat pengelolaan sampah di Kampung Pasirkondang dikerjakan oleh kepala Dusun Tiga. “Bapak bisa lihat kondisi bagunanannya sekarang ini,” ujar Dadang kepada wartawan koran ini.

Dadang menambahkan, Desa Mandalahaji pada 2014 memperoleh bantuan tempat pengelolaan sampah dan MCK di Kampung Ciseureuh, Cibogo, dan Sulakaso.

Di tempat berbeda, Kasi Pembangunan Desa Sukarame, Asep menceritakan, sebelumnya orang dinas (Diskimrum, red) datang ke lokasi tempat dibangunnya pengelolaan sampah. Namun, versi Asep proyek tersebut tidak seluruhnya terwujud. Tapi hanya mengerjakan empat MCK di RT 05 RW 04 Kampung Harempoy, RT 02/RW.02 Sukarame Tengah, RT 04/ RW 09 Cipancur, dan RT01/RW.08 Cijagong. (man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …