Ingat Ya, Pelajar di Kota Cimahi Dilarang Rayakan Valentine Day

Ilustrasi. Foto: AFP

Ilustrasi. Foto: AFP

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Walikota Cimahi, Atty Suharti mengatakan Cimahi adalah Kota Agamis. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya pelajar untuk tidak larut dalam euforia hari valentine.


“Hari Valentine bukan budaya kita. Apalagi Kota Cimahi kan Kota Agamis,” katanya. Meski tidak menjelaskan secara rinci, Atty mengaku akan menginstruksikan kepada sekolah-sekolah agar mengimbau anak didiknya tidak tergerus hegemoni hari valentine.

Pasalnya, ia khawatir banyak kegiatan yang cenderung negatif dan menjurus kepada tidak bermanfaat di hari valentine.

“Tenaga pengajar juga pasti akan menyampaikan kepada pelajar. Kami dari pemerintah kota juga akan menyampaikan kepada pengajar,” terangnya.

Atty mengatakan, anak muda agar membudayakan budaya sendiri. “Kasih sayang itu kan ditunjukkan setiap hari, bukan di hari khusus saja. Dalam agama juga diajarkan Kasih sayang untuk semuanya, saling melindungi, menjaga dengan bentuk yang bermanfaat,” terangnya.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cimahi sudah meminta para kepala sekolah agar para murid tidak merayakan hari valentine.

“Imbauan tersebut bisa disampaikan para kepala sekolah ke anak didiknya saat upacara atau kegiatan sekolah lainnya,” ujar Plt Kadisdikpora Cimahi, Maria Fitriana.

“Perayaan valentine kan hanya ikut-ikutan karena bukan budaya kita. Tadi tidak perlu diikuti,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds