Pemprov Jabar Waspadai Perilaku Remaja Rayakan Valentine Day

Ilustrasi. Foto: AFP

Ilustrasi. Foto: AFP

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewaspadai perilaku remaja yang latah merayakan hari kasih sayang atau biasa disebut Valentine. Selain bukan merupakan tradisi lokal, kesalahan inipun diperparah dengan dijadikannya hari tersebut sebagai momentum melakukan seks bebas.


Kebiasaan ini cukup sering terjadi dan biasanya terjadi di kota-kota besar yang sarat akan tempat hiburan. Asisten Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar Ahmad Hadadi mengatakan, meski begitu, pihaknya tidak bisa melarang kecenderungan praktik tersebut.

Pihaknya hanya bisa menyampaikan imbauan moral kepada masyarakat khususnya kalangan anak muda agar jangan salah terbawa suasana hari kasih sayang. “Silakan saja jika ingin merayakannya, tapi jangan sampai salah memaknai Valentine,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Jumat (12/2).

Dia menilai, remaja sering kebablasan dalam merayakan valentine dan selalu menganggap setiap tanggal 14 Februari sebagai hari bebas seks. Padahal, ini merupakan kesalahan besar karena sudah melanggar norma budaya dan agama.

Tahun lalu, pihaknya menemukan banyak terjadi pesta perayaan Valentine di kota-kota besar. “Jangan sampai kebablasan, sampai pesta seks segala macam,” katanya.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, pemberian kasih sayang seharusnya dilakukan setiap saat dan jangan hanya setahun sekali. “Valentine Day itu tiap hari, kasihan sekali kalau cuma dirayakan setahun sekali,” singkatnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …