Wapres JK Resmikan Pengembangan PLTS dan Teknologi Energi Surya

POJOKBANDUNG.com, BALI–Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan pengembangan PLTS dan Teknologi Energy Surya di Bali, hari ini (11/2). Pada acara bertemakan “Bridging the Gap and Promoting Global Partnership” yang diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari instansi pemerintah, industri, ahli, organisasi internasional dan akademisi di bidang energi, bertujuan mengakselerasi pengembangan energi ramah lingkungan atau “clean energy” di Indonesia. Acaranya sendiri akan berlangsung mulai hari ini dan esok (12/2) di Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Bali.


Menurut rilis dari corporate perusahaan PT Len Industri, Bali Clean Energy Forum (BCEF) adalah gabungan antara PT Len Industri bersama BPPT, Medco, pemerintah DIY dan UGM yang bertujuan mengadakan kerjasama dalam pengembangan energi terbarukan, terutama energi surya. Selain itu, mendorong DI Jogjakarta sebagai Center of Excellence (COE)/Pusat Unggulan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) melalui fasilitas dan kebijakan pemerintah.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto, Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) Abraham Mose, Direktur Utama PT Medco Inti Dinamika (Medco Group) Hilmi Panigoro, Pemerintah DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, perwakilan UGM Dwikorawati Karnawati yang disaksikan oleh Menteri ESDM Sudirman Said.
Center of Excellence (COE)/Pusat Unggulan ini, akan melakukan pengembangan bisnis model, inovasi teknologi, feasibility studies, implementasi dan komersialisasi pembangkit listrik tenaga surya dan teknologi energi surya (project) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di waktu yang bersamaan, LEN juga meneken kerjasama investasi dan proyek renewable energy dengan perusahaan asal Taiwan, Anliatec Technology Company Limited. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Teknologi & Produkse LEN, Darman Mappangaran dan General Manager Analiatec, Cedric Jaeg.

Kerjasama dengan perusahaan Taiwan tersebut meliputi pengembangan, pembangunan, investasi, keuangan dan fasilitas manufaktur produk tenaga surya dan proyek IPP (Independent Power Producer) di Indonesia.

Selain itu, LEN akan melakukan penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat tentang Investasi Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kabupaten Sumba Barat. Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Sumba Barat, Paulus Sekayu Karugu Limu dan Direktur Utama LEN, Abraham Mose.

Kerjasama dengan pemkab ini meliputi survey lokasi, pengumpulan data, survey kelayakan (feasibility studies), membuat Detail Engineering Design (DED) dan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum membangun infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kabupaten Sumba Barat. Dan terakhir adalah peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan PLTS.(Sol)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …