HKPA Eks Karesidenan Priangan Lestarikan Budaya Bangsa

Pelantikan HKPA Notokusumo Eks Karesidenan Periangan di Bandung,

Pelantikan HKPA Notokusumo Eks Karesidenan Periangan di Bandung,

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Kontribusi kerajaan-kerajaan di nusantara sangat besar dalam perjuangan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Sekarang ini, kerajaan-kerajaan tersebut melakukan pergerakan dalam bentuk revitalisasi sejarah dan pelestarian nilai- nilai luhur budaya Bangsa.

Itu diungkapkan Ketua Himpunan Kerabat dan Kawulo Pakualam (HKPA) Notokusumo Pusat, KPH Wiroyudho, pada pelantikan pengurus Himpunan Kekerabatan dan Kawulo Pakualaman (HKPA) Notokusumo, di Cipaku Garden Hotel, Bandung (10/2).

Menurut pangeran dari kerajaan Mataram itu, HKPA bertujuan menjalin tali silaturrahmi dan melestarikan budaya daerah setempat di seluruh nusantara dan Asia tenggara.

Dia mengatakan, HKPA tidak hanya memajukan budaya Jawa melainkan diharapkan memajukan kebudayaan daerah setempat, seperti yang ada di Bali, Lombok, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Sedangkan untuk yang di luar negeri, seperti, Malaysia, Singapura, Inggris dan Amerika Serikat, HKPA ingin memperlihatkan kepada dunia luar bagaimana kebudayaan kerajaaan di Indonesia pada masa keemasannya.
“Pakualaman hanya sebagai katalisator dan pionir agar dapat diikuti oleh kerajaaan lain di Indonesia, dalam hal ini sudah dilakukan juga oleh kesultanan Banten,” jelas KPH Wiroyudho.

Hal tersebut diakui dan didukung penuh keluarga dan kerabat dari kesultanan Banten yang hadir pada pelantikan HKPA Priangan, dipimpin langsung oleh KPA Tirtayasa Tubagus Nurfadli Tirtayasa.

Keturunan Sultan Banten itu menegaskan, pihaknya akan terus menjalin silaturahmi antara babad Banten dan kerabat Notokusumo yang ditandai dengan pertukaran gelar antara kesultanan Babad Banten dan keluarga Pakualaman Notokusumo. Bukan itu saja, Tubagus Kanjen  Tirtayasa didampaingi Kyai Anom Wira Nagara menegaskan, kesultanan Banten sangat senang bisa menjalin kekerabatan dengan Pakualaman yang merupakan kesultanan Islam yang memang memiliki tautan sejarah dari dulu.

Sementara, Ketua HKPA Priangan, KRT Nitinagoro yang akrab disapa Kang Alvin mengatakan, melalui HKPA, persaudaraan antar berbagai kerajaan di masa lalu dapat disatukan kembali sebagai satu kesatuan yakni NKRI.

Dia menambahkan, seperti kepengurusan di HKPA yang lain, di tatar Priangan pun, anggota HKPA sifatnya terbuka tanpa dikotomi oleh posisi darah bangsawan atau bukan. “Juga tidak melihat agama, jabatan dan golongan tertentu yang penting memiliki misi dan visi yang sama dan mampu memajukan budaya serta berbuat yang terbaik untuk bangsa, maka bisa menjadi anggota HKPA Priangan,” tandasnya. (sol)

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …