Resmi Diberlakukan, Begini Ketentuan Seragam Dinas PNS Cimahi yang Baru

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pemkot Cimahi akan memiliki aturan baru terkait seragam kerja, sesuai Peraturan Mendagri (Permendagri) No. 6/2016 tentang Perubahan Ketiga Permendagri No. 60/2007 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kemendagri dan Pemda.


Dalam peraturan itu, pakaian dinas di Kota Cimahi pakaian dinas krem di hari Senin – Selasa, Rabu mengenakan kemeja putih-celana gelap. Kamis batik umum dan di hari Jumat menggunakan batik Cimahi.

Penggunaan pakaian dinas itu harus sudah dilakukan terhitung mulai 8 Februari 2016. Ketentuan berlaku bagi seluruh PNS, kecuali dinas/instansi yang memiliki aturan tersendiri.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Cimahi, Harjono mengaku telah menyampaikan kepada jajaran PNS agar menaati aturan seragam baru tersebut.

Dengan aturan baru berseragam bagi PNS, akan ditindaklanjuti dengan penyusunan Peraturan Wali Kota Cimahi yang akan memuat aturan seragam secara terperinci.

Ia menilai aturan berseragam sangat penting untuk diikuti PNS. Seragam yang sama mempunyai filosofi memberikan pelayanan secara setara kepada masyarakat.

Harjono mengungkapkan, sejauh ini belum menerima secara resmi Permendagri dari Pemerintah Pusat. “Permendagri nya belum diterima tapi sudah disosialisasikan aturan seragam baru tersebut kepada PNS di Cimahi,” ujarnya.

Namun, aturan tidak berlaku bagi pegawai Dinas Perhubungan dan Satpol PP, termasuk dokter yang mempunyai pakaian khusus profesi. Di luar itu, seperti guru dan pegawai puskesmas juga harus mengikuti peraturan.

Jumlah PNS Pemkot Cimahi mencapai 5.600. Dari jumlah itu, 3.500 orang diantaranya merupakan tenaga pendidik dan kependidikan.

“Tidak ada sanksi khusus bagi PNS yang tidak menaati aturan berseragam baru. Hanya saja, yang tak mengikuti aturan biasanya tergolong pelanggaran disiplin. Hukumannya tergantung atasan masing-masing,” terangnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Siap Divaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar menyatakan kesiapan menjadi relawan uji klinis vaksin COVID-19 …