Dewan Soroti Kasus Penjualan Organ Tubuh Manusia

rumah tersangka penjual organ tubuh manusia

rumah tersangka penjual organ tubuh manusia

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– DPRD Jawa Barat merasa prihatin dengan munculnya kasus penjualan organ tubuh manusia. Terlebih, penjualan organ tubuh ini dilatarbelakangi faktor ekonomi.

Ketua Komisi V DPRD Jabar Syamsul Bachri mengatakan, penjualan organ tubuh ini sangat bertentangan dengan norma dan kaidah yang berlaku. “Organ tubuh manusia bukanlah barang untuk diperjualbelikan,” kata Syamsul di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa (9/2).

Syamsul menilai, penjualan organ tubuh ini merupakan kejahatan yang dilakukan secara terorganisir dan profesional. Sebab, kata Syamsul, untuk melakukan operasi dan pencangkokan organ tubuh, dibutuhkan tenaga profesional.

Oleh karena itu, Syamsul meminta seluruh pihak terkait mengantisipasi hal ini dengan menyiapkan berbagai langkah. “Ini harus diantisipasi oleh semua pihak,” katanya.

Syamsul menilai, kejadian ini sebagai bukti sudah dikesampingkannya persoalan kemanusiaan. “Persoalan kemanusiaan sudah tidak dihormati. Kalau kembali ke esensi kemanusiaan, organ ini bukan milik kita, tapi milik Tuhan. Tidak boleh memperjualbelikan organ tubuh,” bebernya.

Menurut Syamsul, pelaku penjualan organ tubuh ini biasanya warga yang terdesak persoalan ekonomi. “Ini kaitannya dengan masalah kemiskinan. Penjual ini kebanyakan orang miskin,” katanya.

Syamsul pun menyebut, kasus penjualan organ tubuh ini cenderung terjadi di kota besar dengan memanfaatkan masyarakat miskin. “Makanya kami mengundang Dinas Kesehatan untuk membahas ini,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …