Akhirnya Pembangunan SMPN 6 Lembang Disetujui Semua Pihak

SDN Pancasila akhirnya menyetujuai pembangunan SMPN 6 Lembang

SDN Pancasila akhirnya menyetujuai pembangunan SMPN 6 Lembang

 


POJOKBANDUNG.com, LEMBANG–Setelah terusik pro-kontra, akhirnya Rencana pembangunan SMPN 6 Lembang di Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat telah mendapatkan dukungan dari semua pihak. Komite SDN Pancasila yang sebelumnya menolak rencana pembangunan telah menyatakan dukungannya untuk kembali mengusulkan pembangunan SMP tersebut.

Camat Lembang Endang Hadiat mengungkapkan, semua pihak sudah menyutujui adanya pembangunan SMPN 6 Lembang berdasarkan hasil pertemuan yang dihadiri semua pihak terkait.

“Ya tadi, sudah ada pertemuan dengan semua pihak terkait, termasuk dari Komite SDN Pancasila. Intinya, semua mendukung pembangunan SMPN 6 Lembang,” ujar Endang di Lembang, Selasa (9/2/2016).

Menurut Endang, dukungan tersebut dituangkan dalam penandatanganan berita acara hasil musyawarah antara Pemerintah Kecamatan Lembang, Desa Gudangkahuripan, Dinas Pendidikan, perwakilan orang tua siswa dan perwakilan Komite SDN Pancasila. Dari pihak komite sekolah, berita acara tersebut ditandatangani Hadi Nitihardja, Ketua Yayasan Kinderdof yang menaungi SDN Pancasila.

Dalam berita acara tersebut, ada tiga poin yang disepakati, yakni semua peserta musyawarah menyetujui rencana pembangunan SMPN 6 Lembang. Kedua, Pemkab Bandung Barat didorong untuk membangun SMP tersebut di atas tanah kas desa seluas 4.582 meter persegi, di samping SDN Pancasila, Desa Gudangkahuripan.

“Ketiga, kami mendesak pemerintah daerah untuk memenuhi sarana pendidikan SMP di wilayah Lembang,” ujarnya.

Kesepakatan tersebut, lanjut Endang, diperoleh setelah dilakukan pendekatan dengan pihak Komite SDN Pancasila yang sempat menolak pembangunan SMP. Penolakan tersebut, menurut dia, hanya terjadi karena miskomunikasi.

“Awalnya, komite SDN Pancasila mengira pembangunan SMP bakal menggunakan sebagian lahan sekolah mereka. Padahal kenyataannya tidak demikian. Pembangunan SMP akan menggunakan tanah kas desa,” tuturnya.

Dia mengakui, pembangunan SMP di Desa Gudangkahuripan saat ini mendesak lantaran di wilayah setempat belum ada bangunan SMP. Sejauh ini, lulusan SD dari desa setempat dan sekitarnya harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk bersekolah di SMP negeri terdekat di wilayah Lembang.

Kepala Desa Gudangkahuripan Agus Karyana membenarkan bahwa Komite SDN Pancasila telah menyepakati rencana pembangunan SMPN 6 Lembang. Sebelumnya, pihak komite sekolah sempat tidak hadir dalam pertemuan dengan warga dan pihak terkait untuk membahas kelanjutan rencana pembangunan SMP.

Senada dengan camat, Agus menuturkan, saat ini pembangunan SMP di desanya sangat dibutuhkan. Soalnya, ketiadaan SMP negeri di daerahnya cukup berkontribusi terhadap minimnya tingkat melanjutkan lulusan SD ke jenjang SMP.

“Sejauh ini SMP negeri terdekat itu di SMPN 2 Lembang dan jaraknya cukup jauh dari desa kami. Yang paling dekat hanya ada SMP swasta,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Hadirkan To The POIN Festival

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar …