Tangkap Dua Pengedar, Polda Jabar Sita 3,5 Kg Ganja

Polda Jabar ekspose penangkapan dua pengedar ganja dan barang buktinya. (nida khairiyyah)

Polda Jabar ekspose penangkapan dua pengedar ganja dan barang buktinya. (nida khairiyyah)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polda Jabar meringkus dua orang pengedar narkoba, AT dan JS. Dari tangan tersangka, polisi menyita narkoba jenis ganja seberat 3,5 kilogram.


Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkoba di wilayah Bandung dan sekitarnya. Berdasarkan informasi tersebut, polisi melacak keberadaan tersangka.

“Setelah didalami, kami beroperasi dan menangkap saudara AT di kawasan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari pada 16 Januari 2016,” ujar Pudjo kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (6/2/2016).

Saat pengembangan kasus, akhirnya, pada 25 Januari 2016, Polda Jabar berseta jajarannya menangkap satu orang pengedar berinisial JS di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“Kedua tersangka tersebut satu jaringan, tapi tidak saling kenal. Jadi mereka ini istilahnya jaringan putus,” katanya.

Selain mengedarkan narkoba jenis ganja, lanjut Pudjo, tersangka juga mengedarkan narkoba jenis lainnya antara lain sabu-sabu dan inex. Tersangka AT, ujarnya, sudah lama melakoni bisnis haramnya tersebut, sementara JS baru beberapa bulan menjalankan bisnisnya tersebut.

Pudjo menjelaskan, tersangka sendiri cukup rapi dalam menjalankan bisnisnya tersebut. Saat bertransaksi, tersangka memasukkan narkoba tersebut ke dalam bungkus kopi.

“Dimasukkan ke dalam bungkus sachet kopi. Ini supaya mengelabui orang-orang. Mereka bertransaksi bisa di tempat ramai maupun tempat yang sepi,” katanya.

Selain itu, tambahnya, tersangka sendiri cukup teliti dalam menjalankan bisnisnya. Tersangka mencatat setiap transaksi yang dilakukannya.

“AT sangat terinci dalam menjalankan bisnisnya. Setiap penjualan dicatat dan direkap perharinya, ditulis di dalam buku,” katanya.

Berdasarkan hasil penangkapan, ujarnya, polisi mengamankan barang bukti berupa 3,5 kilogram ganja, tiga bungkus inex dua bungkus pil berwarna merah dan satu hijau, sabu-sabu sebanyak 12 bungkus dengan ukuran 50 gram, buku transaksi, buku tabungan dan satu timbangan digital.

Keduanya, kini mendekam di ruang tahanan Mapolda Jawa Barat. Keduanya diganjar pasal 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Saat ini mereka langsung ditahan,” katanya.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Tersangka, Rizieq Syihab Terancam 6 Tahun

Polda Metro Jaya akhirnya resmi melayangkan surat panggilan kepada Rizieq Syihab. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu dipanggil terkait kerumunan saat …

Rizieq Syihab Terancam Pidana

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Kota Bogor, Sabtu (28/11).