Kejati Jabar Selidiki 110 Kasus di 2015

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat selama 2015 telah melakukan penyelidikan 110 kasus, 125 penyidikan, 129 penuntutan perkara dan 55 penuntutan perkara oleh Polri.


Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus, Bambang Bachtiar mengungkapkan, pihaknya masih pengembangan perkara PT Apensi Dwi Karya.

“Kami sudah menahan untuk tersangka EK dari PT Apensi Dwi. Total kerugian kasus ini sekitar Rp 1,9 miliar,” ucapnya kepada wartawan di ruang pertemuan kejati Jabar,.

Selain itu, ada perihal jalur puncak yang masih dalam penyelidikan tipikor dengan kerusian Rp10,5 miliar.

“Ada yang masih di tahap penyidikan yaitu masalah pengadaan buku aksara sunda di dinas terkait,” jelasnya.

Ada pula, kasus yang ditangani kejaksaan negeri perihal PT PJ terkait pengalihan tanah negara yang masih dalam proses penyidikan sampai Maret 2016.

Pengembangan kasus lain, penyelidikan dua kasus aliran dana di Majalengka. Saat ini masih pengumpulan data dan keterangan.

Penyelidikan kasus PDAM di Bogor, masih terus didalami, kerja sama dengan AKLI untuk memperkuat fakta tersebut.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds