Waspada, Peredaran Uang Palsu di Malam Hari

AP, tersangka pengedar Upal. (nida khairiyyah)

AP, tersangka pengedar Upal. (nida khairiyyah)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sindikat peredaran uang palsu (upal) di Kota Bandung semakin mengkawatirkan. Sebanyak Rp 278 juta dengan pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu disebarkan pada malam hari oleh tersangka AP selama satu tahun.

Hal itu diungkapkan Kapolestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, didampingi Kasat Reskrim AKBP Mokhamad Ngajib di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (2/2).

“Tersangka biasa menggunakan uang palsu ini pada malam hari, di pedagang – pedagang kecil atau pedagang kaki lima,” ucap Yoyol.

Aksi penggunaan uang palsu tersebut sekitar kurang lebih satu tahun di Kota Bandung dan di beberapa wilayah Jawa Barat.

Menurut Yoyol, uang hasil buatan AP sangat mirip dengan uang asli. Karenanya, kata Yoyol, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Bank Indonesia untuk memeriksa uang palsu tersebut.

“Masih kami dalami apakah ada tersangka lain,” jelasnya.

Polisi menjerat AP dengan Pasal 244 KUH Pidana dan Pasal 36 ayat (1) UU RI No 7 Tahun 2011 mengenai mata uang, ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun penjara

“Tersangka kami amankan langsung di Polrestabes Bandung. Terungkapnya kasus ini dari banyaknya laporan masyarakat,” ujarnya.

Yoyol juga menutukan, tersangka mengaku sebagai pemain baru dalam kasus upal ini. Namun, lanjutnya, jika melihat barang bukti mereka sudah profesional.(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Rizieq Syihab Terancam Pidana

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Ummi di Kota Bogor, Sabtu (28/11).